Pasang balon mirip ISIS, polisi gerebek pesta ulang tahun di Swedia
Pejalan kaki mengira bentuk balon itu sebagai dukungan terhadap propaganda ISIS di Swedia.
Sarah Ericcson tak pernah menyangka pesta ulang tahunnya yang ke-21 akan digerebek polisi. Seorang pejalan kaki sempat melihat bentuk balon ulang tahun dari kaca jendela rumah pacarnya, tempat dia merayakan ulang tahun, bertuliskan inisial dari kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Balon itu bertuliskan angka 21 yang dari luar tampak terbalik hingga terbaca IS alias Islamic State atau Negara Islam, kependekan dari ISIS.
Polisi kemudian mendatangi pesta ulang tahun itu yang digelar Senin lalu, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Kamis (26/2).
Pejalan kaki mengira bentuk balon itu sebagai dukungan terhadap propaganda ISIS di Swedia.
Pacar Sarah, Fabian Akesson, sempat mengernyitkan dahi ketika melihat beberapa mobil polisi memarkir mobilnya di luar rumah lalu mengetuk pintu.
"Saya tertawa ketika mendengar alasan mereka datang. Balon itu memang terlihat seperti huruf 'IS'," kata dia.
Meski terjadi kesalahpahaman polisi tetap meminta Akesson menurunkan balon itu.
"Kejadian ini agak ane. Kami paham mengapa orang mengira mereka melihat propaganda ISIS, tapi orang lain juga melihat balon itu dari luar sebagai angka 21," ujar Sarah.
"Saya sangat terkejut dengan segala perhatian ini. Saya tidak akan melupakan ulang tahun ke-21 ini!" kata dia.
Baca juga:
Perempuan Indonesia hilang di Pakistan, diduga diculik ISIS
ISIS buka sekolah berbahasa Inggris di Suriah
ISIS kembali culik 90 warga Kristen Suriah
Polisi Spanyol bekuk perekrut jihadis perempuan ISIS
ISIS 'cuci otak' anak-anak lima tahun untuk jadi jihadis