Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ISIS 'cuci otak' anak-anak lima tahun untuk jadi jihadis

ISIS 'cuci otak' anak-anak lima tahun untuk jadi jihadis ISIS latih anak-anak jadi jihadis. ©Daily Mail

Merdeka.com - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) hari ini merilis sebuah video memperlihatkan mereka tengah melatih anak-anak laki-laki berusia sekitar lima tahun untuk menjadi jihadis.

Dalam video propaganda itu anak-anak mengikuti pelatihan militer di sebuah kamp bernama Institut Al Farouq bagi pemula di Provinsi Raqqa, Suriah, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (23/2).

Video berdurasi sembilan menit itu menampilkan anak-anak berseragam militer tengah mengikuti instruksi pelatih mereka dalam barisan.

Anak-anak itu semua mengenakan ikat kepala berlogo ISIS. Mereka menjawab pertanyaan instruktur mereka dengan gaya militer. Melalui video ini ISIS memperlihatkan bagaimana mereka 'mencuci otak' anak-anak tak berdosa itu.

Dalam video itu juga diperlihatkan anak-anak itu mengikuti salat berjamaah dipimpin seorang imam dan di depan tempat imam bersujud itu ada dua senapan diletakkan menyilang.

"Mereka diajarkan bagaimana memakai senapan AK-47," kata pejabat keamanan Irak kepada stasiun televisi NBC News.

"Mereka juga memakai boneka untuk belajar memenggal kepala orang. Tak jarang mereka juga melihat proses pemenggalan itu berlangsung dan disuruh menenteng kepala korban supaya mereka belajar mengatasi rasa takut."

Sejak ISIS menguasai Raqqa, banyak warga memilih pergi meninggalkan rumah mereka karena takut dengan pemaksaan.

Seorang ayah mengatakan dia sempat diancam karena menentang putra 13 tahunnya ikut pelatihan militer.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP