Ngaku tak sengaja bersetubuh, jutawan Saudi bebas di kasus perkosaan
Ehsan Abdulaziz (46) dilaporkan gadis di London. Pada hakim, dia mengaku 'terpeleset' lalu menindih wanita itu
Pengusaha asal Arab Saudi, Ehsan Abdulaziz, dinyatakan bebas dari tuduhan pemerkosaan di Pengadilan Soutwark Crown, Ibu Kota London, Inggris, yang digelar kemarin. Abdulaziz dilaporkan ke polisi oleh gadis 18 tahun yang diajak ke apartemennya pada 7 Agustus tahun lalu, sepulang minum-minum. Si gadis mengaku disetubuhi paksa pada dini hari, di tengah pengaruh alkohol.
Di persidangan, pengusaha 46 tahun itu mengakui mengajak si gadis pulang bersama temannya yang sudah berusia 24 tahun. Kepada hakim, Abdulaziz menyatakan sejak bertemu di bar, dia berencana berhubungan seks dengan rekan si gadis. Dia mengajak wanita muda itu sekadar untuk meramaikan acara minum-minum di apartemennya, kawasan Maida Vale, London Barat.
The Daily Mail melaporkan, Rabu (16/12), selesai berhubungan badan dengan teman gadis itu, Abdulaziz mengaku berjalan sempoyongan ke sofa di ruang tamu. Di situ, gadis yang mengaku diperkosa sedang tidur. Dalam keterangan kepada hakim, Abdulaziz sebetulnya ingin membangunkan gadis yang menjadi tamunya itu.
"Tapi kemudian saya terjatuh ke badannya lalu menindih perempuan itu," kata Abdulaziz.
Hasil pemeriksaan rumah sakit menunjukkan bahwa ada cairan mani sang pengusaha properti itu di dalam tubuh korban. Abdulaziz berdalih, ketika jatuh tangannya tak sengaja merogoh kemaluan si gadis. "Kemungkinan itu mani saya setelah berhubungan badan dengan rekannya yang satu lagi," kata sang pengusaha.
Abdulaziz selama 20 tahun terakhir rutin pulang pergi London-Riyadh untuk mengurusi bisnisnya. Dalam pembelaannya, pria yang sudah cerai dengan sang istri dan punya satu putra ini mengaku tak pernah sembarangan berhubungan badan. Dia mengklaim aksinya meniduri dua gadis dalam semalam tahun lalu adalah yang pertama terjadi.
"Saya selalu menghormati perempuan, saya juga punya adik perempuan. Saya tidak pernah memaksa apapun malam itu," kata Abdulaziz.
Jaksa Jonathan Davies sempat mempertanyakan alibi Abdulaziz. "Apakah mungkin, anda, pria dewasa 46 tahun, tahu ada perempuan muda di ruang tamu anda lalu berjalan begitu saja telanjang bulat?"
"Saya tidak ada niat apapun. Saya dalam pengaruh alkohol, itu apartemen saya, lalu saya lihat gadis itu tidur di sofa, sehingga saya ingin membangunkan," balas Abdulaziz.
Hakim Martin Grifftiths yang memimpin persidangan kemudian menyatakan Abdulaziz bebas, karena tak cukup bukti ada pemaksaan. Kalaupun sang pengusaha Saudi dan gadis itu benar-benar bersetubuh, mengingat kondisinya, lebih mirip suka sama suka.
Baca juga:
Bayar jaminan kasus perkosaan, Pangeran Saudi diyakini kabur dari AS
Salma binti Hizab jadi perempuan Saudi pertama terpilih di pemilu
Lima lelaki pengecut sedunia, ceraikan istri lewat pesan singkat
Mujahid sejati, 5 pria muslim ini korbankan nyawa gagalkan terorisme
Anjloknya harga minyak picu perang anggota OPEC dengan Arab Saudi
Dahsyatnya banjir tenggelamkan puluhan kendaraan di Arab Saudi