LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Myanmar Menahan 106 Muslim Rohingya Hendak Mengungsi Naik Kapal

Kapal yang membawa 106 orang itu dihentikan sekitar 30 kilometer di selatan kota dan polisi Myanmar sedang melakukan perjalanan untuk penyelidikan.

2018-11-16 19:04:00
Muslim Rohingya
Advertisement

Pejabat imigrasi Myanmar hari ini menahan lebih 100 warga muslim Rohingya yang berada di atas kapal hendak bertolak dari Kota Yangon.

Kapal yang membawa 106 orang itu dihentikan sekitar 30 kilometer di selatan kota dan polisi Myanmar sedang melakukan perjalanan untuk penyelidikan.

"Ada kemungkinan bahwa mereka berasal dari Rakhine. Seperti tahun-tahun sebelumnya, mungkin mereka Bengali dari Rakhine," kata Kyaw Htah, petugas imigrasi kotapraja Kyauktan, seperti dilansir dari Asia One, Jumat (16/11).

Advertisement

Kebanyakan orang di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha menyebut muslim Rohingya sebagai "Bengali", menyiratkan bahwa mereka adalah imigran gelap dari Bangladesh. Myanmar tidak menganggap Rohingya sebagai kelompok etnis pribumi.

Aye Mya Mya Myo, anggota parlemen Majelis Rendah dari Partai Liga untuk Demokrasi (partainya tokoh Aung San Suu Kyi) mengunggah foto di Facebook memperlihatkan sebuah kapal yang disesaki perempuan berkerudung, kaum pria, dan anak-anak. Sejumlah polisi mengawasi mereka yang sedang berjongkok di kapal itu. Mya Myo mengatakan ada 50 pria, 31 perempuan, dan 25 anak di kapal itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut lebih dari 700.000 orang Rohingya melarikan diri dari serangan militer di Negara Bagian Rakhine Myanmar tahun lalu.

Advertisement

Orang Rohingya mengatakan tentara dan umat Buddha setempat membantai keluarga, membakar ratusan desa, dan memperkosa mereka. Para penyelidik PBB menuding tentara Myanmar melakukan genosida atau pembersihan etnis terhadap kaum Rohingya.

Myanmar menyangkal hampir semua tuduhan, mengatakan pasukan keamanan memerangi teroris. Serangan oleh gerilyawan Rohingya yang menyebut diri mereka Arakan Rohingya Salvation Army mendahului penindasan itu.

Selama bertahun-tahun, orang Rohingya di kedua sisi perbatasan mengungsi naik perahu yang mereka sewa dari para penyelundup di antara bulan November hingga Maret ketika arus laut lebih tenang. Mereka mengungsi ke Thailand dan Malaysia, dengan kapal yang penuh sesak dan itu sering menyebabkan kapal tenggelam dan menelan banyak korban jiwa.

Baca juga:
Dianggap Gagal Tangani Krisis Rohignya, Aung San Suu Kyi Diasingkan Selama KTT ASEAN
Aksi Protes Pengungsi Rohingya Tolak Dipulangkan ke Myanmar
Mahathir Desak Myanmar Akui Status Kewarganegaraan Rohingya
Warga Rohingya kabur dari pengungsian di Bangladesh, takut dipulangkan ke Myanmar
Bertemu Aung San Suu Kyi, Mike Pence Sebut Penyiksaan Warga Rohingya Tak Termaafkan
PBB Sebut Myanmar Belum Aman Buat Kepulangan Pengungsi Rohingya

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.