LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Muda-mudi Myanmar dukung muslim Rohingya lewat aksi selfie

"Saya pemeluk Buddha dan teman saya muslim," tulis para pelajar itu di Facebook dan Twitter.

2015-07-13 08:05:00
Muslim Rohingya
Advertisement

Anak muda Myanmar gerah melihat negaranya dicitrakan sangat antimuslim. Para pelajar negeri mayoritas Buddha itu lantas menjalankan aksi swafoto (selfie) dengan teman-temannya yang beragama Islam. Selfie itu sengaja diambil di depan Pagoda Shwedagon, salah satu tempat ibadah paling suci di negara itu.

Siapapun dia, dari etnis dan agama apapun, akan diajak selfie bersama. Foto ini kemudian diunggah ke jejaring sosial dengan tajuk 'My Friend'.

Salah satu penggagas gerakan ini adalah pelajar putri bernama Wai Wai Nu. Dia merasa sedih melihat sebagian warga Myanmar terprovokasi oleh kampanye kebencian biksu radikal terhadap minoritas muslim di Rohingya.

Advertisement

"Kebetulan, selfie digemari oleh anak muda di negara ini. Tidak ada salahnya kita menggunakan sarana foto untuk mengajak masyarakat menjadikan negara ini lebih baik," tuturnya seperti dilansir AFP, Minggu (12/7).

Han Seth Lu, pelajar SMA, secara lebih terbuka berfoto dengan sobatnya yang memakai hijab. Foto itu jadi yang paling banyak dibagikan di Facebook. "Saya pemeluk Buddha dan teman saya muslim," tulis Seth.

Advertisement

Berbarengan muncul dengan kampanye selfie itu adalah gerakan 'Kalimat Bunga'. Aktivis Internet yang diprakrasai Nay Phone Latt ini sengaja mencari konten provokatif di Facebook, lalu melaporkannya agar tak lagi tayang di jejaring sosial itu.

"Harus diakui, ada kelompok yang ingin terus menyebarkan kebencian di negara ini. Kami harus membendungnya sebisa mungkin," kata Latt.

Konflik di Myanmar sudah berakar sejak era penjajahan Inggris. Ada 135 etnis minoritas di negara itu yang sampai sekarang sebagian haknya tidak diakui. Rohingya, kebetulan muslim, jadi yang paling parah karena tidak memperoleh kewarganegaraan serta jadi sasaran kekerasan.

Khotbah penuh kebencian dari Biksu Ashin Wirathu, jadi salah satu penyebab warga Rohingya terus diserang oleh etnis mayoritas Myanmar. Wirathu memimpin organisasi 969 yang sangat antiasing, sekaligus antimuslim.

Tiga bulan lalu, nyaris 80 ribu warga Rohingya kabur dari Provinsi Arakan, Myanmar, ke Selat Malaka. Mereka yang sempat terombang-ambing di lautan, akhirnya diselamatkan warga Aceh. Sejak tiga tahun terakhir, nyaris sejuta orang Rohingya lari ke pelbagai negara di seluruh dunia karena jiwanya terancam.

Baca juga:
Meratapi muslim Rohingya jalani Ramadan di pengungsian
Koalisi Peduli Rohingya: Kehidupan muslim di Myanmar amat sengsara
Delapan organisasi bentuk Koalisi Masyarakat Peduli Rohingya
Kesehatan terabaikan saat di laut, imigran Rohingya terserang gatal
Malaysia makamkan 21 jenazah Rohingya tak dikenal
Jepang sumbang Rp 46 miliar buat bantu muslim Rohingya

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.