Militer Nigeria abaikan peringatan serangan Boko Haram
Amnesty International mengatakan peringatan itu didapat hampir empat jam sebelum Boko Haram memulai serangan ke Chibok.
Militer Nigeria sudah mendapat peringatan akan adanya serangan pada 14 April lalu oleh kelompok Boko Haram yang berakhir dengan penculikan lebih dari 200 murid perempuan, namun gagal mengambil tindakan dengan segera. Pernyataan itu diungkap Amnesty International kemarin.
"Kesaksian yang dikumpulkan oleh Amnesty International mengungkapkan pasukan keamanan Nigeria gagal merespon peringatan awal mengenai serangan Boko Haram ke asrama sekolah milik pemerintah itu di Kota Chibok yang berakhir dengan penculikan," kata kelompok hak asasi manusia itu, seperti dilansir surat kabar Hindustan Times, Sabtu (10/5).
Amnesty International mengatakan telah memverifikasi informasi mengenai penculikan tersebut dengan sumber-sumber yang dapat dipercaya.
"Amnesty International memastikan bahwa markas besar militer Nigeria di Maiduguri tahu akan terjadi serangan setelah pukul 07.00 malam pada 14 April lalu, hampir empat jam sebelum Boko Haram memulai serangan mereka ke kota itu," kata Amnesty International.
Namun, pihak militer gagal menghimpun pasukan yang dibutuhkan untuk mengatasi serangan itu sebab keterbatasan sumber daya dan kekhawatiran untuk berhadapan dengan kelompok pemberontak yang seringkali memiliki persenjataan lebih lengkap.
"Sebanyak 17 personel angkatan darat yang ditempatkan di Chibok terlalu sedikit untuk menghadapi penyerang dan harus mundur," jelas organisasi non-pemerintah yang berbasis di London itu.
"Faktanya adalah pasukan keamanan Nigeria tahu serangan Boko Haram akan segera terjadi, namun gagal mengambil langkah dengan segera untuk menghentikannya, dan ini hanya akan memperkuat protes dari dalam dan luar negeri terkait kejahatan mengerikan ini," kata Direktur Riset dan Advokasi Amnesty International untuk Afrika, Netsanet Belay.
Baca juga:
Boko Haram diduga ingin tukar para gadis diculik dengan tawanan
Serangan Boko Haram di Nigeria tewaskan ratusan orang
BringBackOurGirls dan Real Men Dont Buy Girls populer di Twitter
Boko Haram culik lagi delapan gadis Nigeria
Boko Haram Nigeria serang pasar, 13 orang tewas