Boko Haram culik lagi delapan gadis Nigeria
Merdeka.com - Kelompok bersenjata diduga dari Boko Haram menculik delapan gadis dari sebuah desa di dekat salah satu benteng militan Islam di sebelah timur laut Nigeria semalam. Insiden ini terjadi ketika Amerika Serikat kemarin berencana untuk membantu mencari lebih dari 200 gadis sekolahan yang diculik kelompok militan itu pada bulan lalu.
"Kami akan melakukan segala hal yang kami bisa untuk memberikan bantuan kepada mereka," kata Presiden Amerika Barack Obama kepada NBC News dalam sebuah wawancara, kemarin, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (7/5).
"Dalam waktu dekat tujuan kami adalah jelas untuk membantu masyarakat internasional, dan pemerintah Nigeria, sebagai sebuah tim untuk melakukan segala hal yang kami bisa untuk mengembalikan para gadis ini," ucap Obama.
Dalam sebuah wawancara terpisah dengan ABC News, Obama menyebut insiden penculikan itu sebagai hal yang memilukan dan keterlaluan.
Pemimpin Boko Haram, Abubakar Shekau, dua hari lalu membuat ancaman dalam sebuah video yang dirilis untuk media dia akan menjual para gadis yang diculik dari sekolah pada 14 April lalu 'di pasar'.
Penculikan dilakukan para militan, yang mengatakan mereka berjuang untuk mendirikan sebuah negara Islam di Nigeria, telah mengejutkan negara sudah lama terbiasa dengan kekerasan di bagian timur laut itu.
Polisi dan penduduk setempat mengatakan kedelapan gadis yang diculik semalam itu berumur antara 12 tahun hingga 15 tahun.
Lazarus Musa, penduduk desa Warabe, mengatakan kepada Reuters bahwa orang-orang bersenjata telah melepaskan tembakan dalam serangan itu.
"Mereka banyak, dan mereka semua membawa senjata. Mereka datang dalam dua kendaraan dicat dengan warna militer. Mereka mulai menembaki desa kami," jelas Musa, melalui sambungan telepon dari desa di daerah Gwoza yang berbukit, yang menjadi basis utama Boko Haram.
Seorang sumber dari kepolisian, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan para anak perempuan itu dibawa pergi menggunakan truk-truk, bersama dengan hasil jarahan mereka seperti ternak dan makanan.
Boko Haram, yang menjadi ancaman keamanan utama bagi negara produsen energi terkemuka di Afrika itu, telah tumbuh lebih berani dan muncul dengan persenjataan lebih baik daripada sebelumnya.
"Banyak warga mencoba untuk kabur dengan berlari dari belakang gunung, tapi ketika mereka mendengar suara tembakan, mereka datang kembali," ujar Musa. "Militan Boko Haram kemudian memasuki rumah-rumah dan memerintahkan orang-orang keluar dari rumah mereka."
"Dalam sebuah serangan terpisah dua hari lalu, sejumlah pria bersenjata diduga dari Boko Haram menembak atau membacok hingga tewas setidaknya 13 orang dalam sebuah penggerebekan di kota yang terletak di timur laut Nigeria," kata seorang warga yang selamat dari serangan.
Saat terjadinya penculikan massal pada bulan lalu, sebuah bom juga dilaporkan meledak, yang juga diklaim dilancarkan oleh Boko Haram, dan menewaskan 75 orang di pinggiran Kota Abuja, serangan pertama terhadap ibu kota dalam dua tahun terakhir. Bom lainnya di sekitar tempat kejadian sama juga membunuh 19 orang pada pekan lalu.
(mdk/fas)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya