Militer Israel Akui Serangan di Terowongan Gaza Hancurkan Rumah Warga Sipil
Militer Israel menyampaikan, sebuah serangan yang mereka lakukan di sistem terowongan di Gaza pada Minggu menyebabkan rumah-rumah warga sipil hancur, menewaskan sejumlah warga sipil.
Militer Israel menyampaikan, sebuah serangan yang mereka lakukan di sistem terowongan di Gaza pada Minggu menyebabkan rumah-rumah warga sipil hancur, menewaskan sejumlah warga sipil.
Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan pesawat tempur mereka membombardir sistem terowongan yang digunakan Hamas di bawah sebuah jalan di Kota Gaza.
“Fasilitas militer bawah tanah runtuh menyebabkan pondasi rumah-rumah warga sipil di atasnya juga runtuh, menyebabkan korban jiwa yang tidak diinginkan,” jelasnya, dikutip dari Al Arabiya, Senin (17/5).
Militer Israel berdalih, pihaknya ingin menghindari korban jiwa sejauh mungkin.
“Tapi Hamas bertanggung jawab karena sengaja menempatkan infrastruktur militernya di bawah rumah-rumah warga sipil, sehingga menempatkan warga sipil dalam bahaya,” jelasnya.
Israel kembali menyerang Gaza pada Minggu sebelum Subuh, menyebabkan 28 warga tewas termasuk delapan anak-anak. Sebelumnya pada Sabtu, Israel mengebom gedung Al-Jalaa, yang menjadi kantor sejumlah media asing seperti The Associated Press (AP) dan Al Jazeera. Israel berdalih gedung itu merupakan tempat berkantornya intelijen Hamas.
Baca juga:
Arab Saudi dan Sejumlah Negara Muslim Kutuk Serangan Israel ke Palestina
RI Minta Negara OKI Gunakan Pengaruh Dorong Gencatan Senjata Palestina-Israel
Presiden-Presiden AS Sering Membela Agresi Israel, Ini Catatannya
Bela Palestina, Jokowi serta Sultan Brunei dan PM Malaysia Minta DK PBB Bertindak
Bermula dari Isu Pengeras Suara di Al-Aqsa, Israel Kembali Bombardir Gaza
Senator Hasan Basri Kutuk Keras Serangan Israel Terhadap Palestina