Militer Irak: AS tidak punya peran dalam kemenangan Mosul
Militer Irak: AS tidak punya peran dalam kemenangan Mosul. Kemenangan diraih pasukan Irak di Kota Tua Mosul semakin membuat mereka kian dekat mengalahkan ISIS.
Juru bicara militer Irak dari unit Hashd al-Sha'abi Karim al-Nouri mengatakan kepada kantor berita Iran Mehr, Amerika Serikat tidak punya peran apa pun dalam upaya perebutan kembali Kota Mosul, meski media Barat melaporkan pasukan AS memimpin operasi dalam perebutan kembali Mosul dari tangan kelompok militan ISIS.
Kemenangan diraih pasukan Irak di Kota Tua Mosul semakin membuat mereka kian dekat mengalahkan ISIS.
"Washington ingin punya peran dalam deklarasi kemenangan melawan ISIS, tapi saya harus katakan, kemenangan ini diraih oleh warga Irak dan AS tidak punya peran apa pun," kata dia, seperti dilansir laman Press TV, Minggu (2/7).
Unit Hashd al-Shaabi yang terdiri dari beragam etnis dan keyakinan bergabung dengan militer Irak dalam memerangi ISIS. Kelompok ini diberi izin oleh parlemen Irak November lalu.
Nouri mengatakan pasukannya berhasil mengembalikan keamanan di Irak dan mencegah tercerai berainya kelompok etnis di Mosul.
"Ini karena Turki dan sejumlah pihak ingin memecah belah Mosul, tapi Hashd al-Sha'abi berhasil menggagalkan upaya mereka," kata dia.
Menurut Nouri wilayah yang sudah dikuasai akan dikembalikan kepada pemerintah Irak seperti semula dan tidak akan ada perubahan demografi. Mosul sebelumnya dihuni oleh etnis Turkmen, Arab, dan Kurdi.
Baca juga:
Anggota ISIS dihabisi sniper Kanada dari jarak 3,5 kilometer
ISIS ledakkan masjid bersejarah tempat deklarasi khalifah Baghdadi
Melihat dari dekat kondisi Masjid Agung al-Nuri yang diledakkan ISIS
ISIS kelabui perempuan Yazidi supaya jadi kanibal
Mengungkap peran Amaq, media propaganda ISIS
Menanti akhir kisah pelarian sang khalifah