LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Menanti peran PBB akhiri penderitaan rakyat Palestina

Palestina sedang menantikan tindakan lebih lanjut dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengakhiri penderitaan rakyatnya. Selama ini, negara tersebut menggantungkan harapan besar kepada PBB untuk menjadi penengah dan melahirkan solusi dari konflik yang selama ini terjadi dengan Israel.

2018-09-17 07:00:00
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Palestina sedang menantikan tindakan lebih lanjut dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengakhiri penderitaan rakyatnya. Selama ini, negara tersebut menggantungkan harapan besar kepada PBB untuk menjadi penengah dan melahirkan solusi dari konflik yang selama ini terjadi dengan Israel.

Baru-baru ini, Amerika Serikat mengeluarkan keputusan yang semakin membebani Palestina berupa pengakuan terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Tak berhenti sampai di situ, AS juga kini memotong dana bantuan untuk UNRWA, sebuah organisasi pengumpulan dana bagi lima juta pengungsi Palestina.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan bahwa sederet pemimpin negaranya akan menuntut tindakan kongkret PBB dalam menyelesaikan konflik yang tak kunjung berakhir.

Advertisement

Berbicara dalam forum pertemuan Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di markas kepresidenan Ramallah, Tepi Barat, Abbas mengatakan bahwa Dewan Pusat PLO akan melakukan sidang untuk memutuskan segala hal.

"Ada dua masalah penting (yang harus diputuskan) yakni masalah Khan Al-Ahmar, yang penduduknya berisiko berpindah akibat semakin meningkatnya pembangunan pemukiman Israel di wilayah tersebut. Masalah ini sangat penting dan berbahaya (jika tidak diselesaikan)," kata Abbas dikutip dari Maan News, Minggu (16/9).

"Ada juga masalah Masjid Al-Aqsa, di mana Israel berusaha menguasainya hingga muncul bukti bahwa negara tersebut mencoba untuk mengumandangkan doa-doa Yahudi di dalamnya. Ini adalah bukti bahwa Israel berusaha untuk mengulang kembali kasus Masjid Ibrahimi," lanjutnya.

Advertisement

Abbas mengungkapkan bahwa pihaknya sudah membawa masalah ini ke PBB agar segera ditindaklanjuti. Selain itu, Abbas pun menyatakan bahwa kedua masalah ini juga akan dibawa ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

"Masalah pemukim di Khan al-Ahmar, kami sudah membawa kasusnya ke ICC dan juga akan menyerahkannya ke Mahkamah Internasional (ICJ). Adapun masalah tentang Masjid Al-Aqsa, kamu akan berkonsultasi ke Yordania untuk menentukan posisi sebelum membawanya ke ICC dan ICJ," paparnya.

Baca juga:
Protes anti Israel di jalur Gaza, 3 tewas dan 248 orang cedera
Negara Liga Arab sepakat naikkan dana sumbangan UNRWA demi pengungsi Palestina
Israel larang Ahed Tamimi ke luar negeri tanpa alasan jelas
Indonesia menyayangkan keputusan AS hentikan bantuan untuk UNRWA
Paraguay pindahkan kembali kedutaan dari Yerusalem ke Tel Aviv, Israel meradang
Netanyahu dukung keputusan AS mundur dari pendanaan badan bantuan Palestina UNRWA

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.