Maradona Hujat Amerika karena Campur Tangan Urusan Venezuela
Legenda sepak bola dunia asal Argentina Diego Armando Maradona menunjukkan dukungannya kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang negara kini masih dilanda krisis ekonomi dan politik.
Legenda sepak bola dunia asal Argentina Diego Armando Maradona menunjukkan dukungannya kepada Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang negara kini masih dilanda krisis ekonomi dan politik.
Maradona mengecam Amerika Serikat yang menurut dia menjadi penyebab krisis di Venezuela. Pengangkat trofi Piala Dunia 1986 itu mempersembahkan kemenangan klubnya Dorados di Meksiko untuk Maduro dan rakyat Venezuela setelah mengalahkan Tampico Madero dengan skor 3-2.
"Saya ingin persembahkan kemenangan ini kepada Nicolas Maduro dan seluruh rakyat Venezuela yang kini sedang menderita," kata dia kepada wartawan usai pertandingan.
"Si polisi dunia, siapa sih si Yankees (sebutan Amerika Serikat) itu? Hanya karena mereka punya bom terbesar di dunia mereka pikir mereka lebih hebat dari kita. Sama sekali tidak," kata Maradona.
"Kita tidak percaya dengan mereka punya presiden seperti 'chirolita'," kata Maradona membandingkan Presiden As Donald trump dengan sosok boneka terkenal di Argentina pada era 1970-an.
Maduro yang merupakan presiden terpilih secara demokratis kerap menuding AS ingin melakukan kudeta di negaranya dan mengganti kekuasaannya dengan Juan Guaido.
Sejak 2017 ketika dia terpilih presiden lagi AS menerapkan sejumlah sanksi terhadap Venezuela.
Baca juga:
Hindari Krisis, Warga Venezuela Nekat Seberangi Sungai ke Kolombia
Serangan Gas Air Mata Kacaukan Pidato Umum Oposisi Venezuela
Maduro Umumkan Penjatahan Listrik Selama 30 Hari di Tengah Krisis Berkepanjangan
Ini Kontribusi Indonesia selama Tiga Bulan di Dewan Keamanan PBB
Maduro Tuding Pemadaman Listrik Dilakukan Penembak Jitu Bayaran
Pimpinan Oposisi Venezuela Dilarang Berpolitik Selama 15 Tahun
Sederet Ancaman Keras Erdogan kepada Trump dan Amerika