LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Mantan Ibu Negara Korea Selatan Kim Keon Hee Divonis 20 Bulan Penjara

Dengan keputusan ini, Kim dan suaminya menjadi pasangan mantan presiden pertama dalam sejarah Korea Selatan yang keduanya dijatuhi hukuman penjara.

Rabu, 28 Jan 2026 18:10:48
korea selatan
Kim Keon Hee istri mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, yang telah dimakzulkan, tiba di pengadilan di Seoul pada Selasa (12/8/2025) untuk menghadiri sidang peninjauan permohonan su (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Pada Rabu (28/1/2026), Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun delapan bulan kepada mantan Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon Hee, setelah ia dinyatakan bersalah menerima hadiah-hadiah mewah dari Gereja Unifikasi yang diharapkan dapat memberikan keuntungan.

Menurut laporan dari kantor berita Yonhap, tim penasihat khusus yang dipimpin oleh Min Joong-ki sebelumnya telah menuntut hukuman penjara selama 15 tahun terhadap Kim, yang merupakan istri dari mantan Presiden Yoon Suk Yeol. Yoon sendiri saat ini sedang menjalani persidangan atas tuduhan pemberontakan yang berkaitan dengan upayanya untuk memberlakukan darurat militer pada tahun 2024. Namun, Pengadilan Distrik Pusat Seoul memutuskan untuk memberikan hukuman yang lebih ringan kepada Kim.

Dalam putusannya, pengadilan membebaskan Kim dari dakwaan keterlibatan dalam skema manipulasi harga saham serta pelanggaran Undang-Undang Dana Politik. Selain menjatuhkan hukuman penjara, pengadilan juga memutuskan untuk merampas aset Kim yang bernilai 12,8 juta won atau sekitar USD 8.988. Pengadilan menyatakan bahwa Kim terbukti bersalah menerima barang-barang mewah, seperti tas Chanel dan kalung berlian merek Graff, dari Gereja Unifikasi.

"Terdakwa menyalahgunakan posisinya sebagai sarana untuk mencari keuntungan," ungkap pengadilan dalam putusannya. "Ia gagal menolak barang-barang mewah bernilai tinggi yang diberikan sehubungan dengan permintaan Gereja Unifikasi dan lebih berfokus pada kepentingan perhiasan pribadinya."

Advertisement

Kim sebelumnya didakwa bersekongkol dengan mantan kepala Deutsch Motors, dealer BMW di Korea Selatan, serta seorang rekan dekatnya untuk memanipulasi harga saham perusahaan tersebut dan meraup keuntungan ilegal sebesar 810 juta won dalam rentang waktu 2010 hingga 2012. Ia juga didakwa melanggar Undang-Undang Dana Politik karena diduga menerima layanan survei opini gratis senilai 270 juta won bersama suaminya dari seorang individu yang mengaku sebagai makelar kekuasaan menjelang pemilihan presiden 2022.

Bersekongkol dengan Dukun

Selain itu, Kim turut didakwa bersekongkol dengan seorang dukun untuk menerima hadiah mewah senilai 80 juta won dari seorang pejabat Gereja Unifikasi pada tahun 2022, yang disertai dengan permintaan bantuan terkait kepentingan bisnis. Kim, yang ditahan sejak bulan Agustus lalu, membantah semua dakwaan yang ditujukan kepadanya.

Advertisement
Advertisement

Sementara itu, suaminya, Yoon Suk Yeol, telah dijatuhi hukuman lima tahun penjara atas tuduhan yang berkaitan dengan upayanya untuk memberlakukan darurat militer pada tahun 2024. Ia juga masih menjalani persidangan atas sejumlah dakwaan tambahan, termasuk tuduhan memimpin pemberontakan melalui dekret darurat militernya.

Berita Terbaru
  • FOTO: Spanyol Melaju ke 16 Besar Usai Libas Austria
  • Peluang Usaha Makanan Rumahan yang Tetap Diminati Saat Ekonomi Sulit, Ini 10 Ide Menarik
  • Kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Ke Hamburg Dalam Rangka Hamburg Sustainability Conference
  • KPK Gelar OTT di Kabupaten Langkat!
  • Membangun Mimpi dari Daerah: Kisah Boby Berliandika dan Putri Imelia di Era Digital
  • berita update
  • kasus korupsi
  • konten ai
  • korea selatan
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
K
Reporter Khairisa Ferida
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.