Malaysia klaim Jong-nam tidak alami serangan jantung atau disuntik
Malaysia klaim Jong-nam tidak alami serangan jantung atau disuntik. Otopsi terhadap mayat Jong-nam dilakukan dua hari setelah kematiannya. Pihak berwenang sedang menunggu hasil tes laboratorium untuk mengonfirmasi identitas jenazah serta penyebab kematian.
Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah, mengungkapkan, tidak ada bukti yang menunjukkan Kim Jong-nam, korban pembunuhan di Bandara Internasional Kuala Lumpur, terkena serangan jantung atau luka tusukan bekas suntikan di tubuh pria tersebut.
Abdullah menuturkan, proses otopsi dilakukan dua hari setelah kematian Jong-nam. Sebab, tidak ada keluarga terdekat korban yang datang ke rumah sakit untuk mengklaim jenazah Jong-nam.
Dilansir dari laman Straits Times, Selasa (21/2), saat ini, pihak berwenang sedang menunggu hasil tes laboratorium untuk mengonfirmasi identitas jenazah serta penyebab kematian. Rencananya hasil tersebut akan keluar besok (22/2) dan tidak akan dilakukan pemeriksaan jenazah ulang setelah hasil keluar.
Kim Jong-nam merupakan saudara tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Dia dibunuh dengan cara disemprot cairan beracun oleh dua wanita asing. Salah satu pelaku diidentifikasi sebagai WNI bernama Siti Aisyah.
Sebelum tewas, Jong-nam sempat mengunjungi pusat bantuan untuk meminta pertolongan. Dia dibawa petugas berwenang ke klinik di bandara. Sayangnya, nyawa Jong-nam tidak tertolong saat dibawa ke rumah sakit.
Baca juga:
Empat pria Korut tersangka pembunuh Kim Jong-nam sempat ke Jakarta
Malaysia hanya beri akses kekonsuleran bagi keluarga Kim Jong-nam
Dikritik soal kasus Kim Jong-nam, Malaysia tarik dubesnya dari Korut
Korut tak percaya penyelidikan Malaysia soal kematian Kim Jong-nam
Korsel bantah sekongkol dengan Malaysia dalam kematian Kim Jong-nam
Pasukan keamanan Malaysia jaga ketat jenazah Kim Jong-nam di RS