LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Macron ke Trump: Hentikan Perang Gaza Jika Ingin Nobel Perdamaian

Dalam KTT Solusi Dua Negara, Macron menegaskan bahwa Prancis memberikan pengakuan terhadap Palestina.

Rabu, 24 Sep 2025 18:03:00
emmanuel macron
Donald Trump Membersihkan Ketombe di Bahu Presiden Emmanuel Macron (Brendan Smialowski / AFP) (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menegaskan bahwa negara tersebut siap untuk memberikan respons jika Israel menerapkan sanksi terkait pengakuan Prancis terhadap negara Palestina.

"Jika itu terjadi, kami akan merespons; kami sudah siap untuk segalanya. Namun saya percaya, saat ini kita harus memilih jalan damai dan jalan persahabatan," ungkap Macron dalam wawancara dengan BFM TV pada Selasa (23/9).

Menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang ingin menciptakan perdamaian dan mendorong peluang untuk mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian, Macron memberikan tanggapan yang tegas.

"Hadiah Nobel Perdamaian hanya mungkin jika Anda menghentikan konflik ini. Karena itu, tekanan harus diberikan kepada pemerintah Israel agar menghentikan perang di Gaza," jelasnya.

Advertisement

Menurut Macron, yang dibutuhkan hanyalah "kemauan politik."

Siap Menghadapi Segala Kemungkinan

Ketika ditanya mengenai kemungkinan sanksi dari Israel, Macron menyatakan bahwa Prancis telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi.

Advertisement

"Jika perang terus berlanjut di Kota Gaza, jika militer terus maju dan membunuh warga sipil, kita tidak bisa berdiam diri," tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa tekanan dari Amerika Serikat terhadap Israel akan menjadi "kunci" dalam menyelesaikan konflik ini.

Konflik yang Tak Pernah Berakhir

Macron berpendapat bahwa Tel Aviv "tidak lagi" memiliki strategi yang jelas dan malah membawa warganya untuk hidup dalam "perang tanpa akhir" jika tujuan Israel hanya untuk menghancurkan negara tetangganya.

"Dalam situasi ini, hanya ada satu individu yang benar-benar bisa melakukan sesuatu: presiden Amerika. Mengapa? Karena kita tidak mengirimkan senjata untuk konflik di Gaza. Peralatan militer yang disuplai adalah dari Amerika Serikat," tegas Macron.

Ia juga menambahkan bahwa upaya diplomasi yang dilakukan Prancis bertujuan untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel dan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

"Ini juga bertujuan untuk menunjukkan kepada publik Israel bahwa yang kita dorong adalah proyek perdamaian, dan kita ingin mencapainya bersama mereka," jelas Macron.

Gelombang Pengakuan Palestina

Langkah Prancis ini bertepatan dengan enam negara lainnya—Luksemburg, Belgia, Andorra, Malta, Monako, dan San Marino—yang secara resmi mengakui Palestina dalam pertemuan tingkat tinggi di New York menjelang Sidang Umum PBB.

Sehari sebelumnya, Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal juga mengumumkan pengakuan yang serupa.

Advertisement

Dengan langkah ini, hingga saat ini sudah ada 159 dari 193 negara anggota PBB yang mengakui Palestina sejak mendiang Yasser Arafat memproklamasikan keberadaan negara tersebut pada tahun 1988.

Berita Terbaru
  • Program Pencarian Bakat Fenomenal D'Academy 8 Telah Dimulai, Banyak Terobosan Baru Hingga Kejutan Juri
  • Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Perkotaan
  • MIND ID Gelar Junior Miners Fun Fest 2026, Kenalkan Dunia Pertambangan kepada Anak Lewat Wahana Interaktif
  • Tak Hanya Fokus BBM dan LPG, Pertamina Patra Niaga Perkuat Kemandirian Masyarakat Lewat Program Ini
  • KPID dan ATVSI Perkuat Ekosistem Penyiaran Nasional, Bentengi Kebudayaan dari Hantaman Globalisasi
  • berita update
  • donald trump
  • emmanuel macron
  • konten ai
Artikel ini ditulis oleh
Editor Fauzan Jamaludin
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.