Liburan ke Karibia pakai jet pribadi, PM Kanada dikritik
PM Kanada diprotes karena berlibur ke salah satu pulau di Karibia dengan menggunakan jet pribadi. Dia dianggap melanggar kode etik pejabat dan peraturan yang dia buat sendiri. Karenanya dia akan diselidiki Komisaris Etika dan Konflik Kepentingan Negara.
Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau dikritik karena melakukan liburan mewah ke sebuah pulau di Karibia. Pulau tersebut milik keluarga Aga Khan.
Liburan Trudeau oleh sejumlah oposisi dan kritikus dianggap melanggar kode etik, sebab Ottawa membantu pendanaan yayasan yang dibentuk Aga Khan. Mereka juga menganggap Trudeau tidak peka karena saat ini negaranya sedang dilanda masalah ekonomi.
Tindakan Trudeau ini membuat masyarakat Kanada bingung. Pasalnya, saat terpilih jadi PM, Trudeau berjanji akan menjalankan pemerintahan terbuka dan dapat dipercaya.
Trudeau bahkan melarang pejabat menggunakan penerbangan pribadi tanpa persetujuan Komisaris Etika dan Konflik Kepentingan Negara, Mary Dawson.
Sayangnya, dia sendiri tidak meminta persetujuan dari komisaris tersebut, seperti dilaporkan The Guardian, Jumat (13/1). Sementara itu, Dawson akan membuka penyelidikan awal atas keluhan oposisi ini.
"Perjalanan wisata dari Nassau ke pulau tujuan memang menggunakan helikopter pribadi Aga Khan. Mereka menawarkan kami menggunakannya," ujar Trudeau dalam pernyataan pers di televisi.
Dalam pernyataan persnya tersebut, dia mengaku siap menjawab semua pertanyaan Dawson. Trudeau mengaku liburannya tidak menimbulkan masalah ataupun kerugian bagi negara.
Aga Khan sendiri adalah Pangeran Shah Karim Al Husseini. Dia merupakan bangsawan pemimpin kelompok Muslim Nizari Ismaili yang adalah teman dekat keluarga Trudeau.
Baca juga:
Pakai kocek sendiri, pengusaha Kanada bantu hidup 200 imigran Suriah
5 Bocah jenius kuliah di kampus dunia, salah satunya dari Indonesia
Kanada sumbang Rp 72,3 M untuk perlindungan buruh migran ASEAN
5 Skandal korupsi pemuka agama paling memalukan sedunia
5 Menteri perempuan tercantik di dunia