Pakai kocek sendiri, pengusaha Kanada bantu hidup 200 imigran Suriah
Merdeka.com - Seorang pebisnis asal Kanada memutuskan untuk melakukan hal yang lebih bagi para pengungsi Suriah yang kini berada di negaranya. Jim Estill kini menjadi 'penyelamat' hidup sekitar 200 imigran Suriah tersebut.
Sejak musim panas 2015, eksekutif bisnis dari barat daya Kota Guelph ini ikut menangani krisis pengungsi Suriah di hampir separuh negara. Dia berpikir untuk mencoba membantu meringankan beban para pengungsi.
"Saya berpikir, orang harus melakukan sesuatu untuk membantu orang lain," kata Estill, seperti dikutip dari BBC, Senin (9/1).
Karenanya, Estill yang adalah kepala eksekutif perusahaan perumahan Danby, membuat sebuah rencana. Dia akan memberikan uangnya sebesar USD 1,1 juta (setara Rp 14,7 miliar) untuk sekitar 50 keluarga pengungsi di Kanada.
Untuk memberikan bantuan ini, Estil bekerja sama dengan komunitas yang membantu pengungsi Suriah bisa membangun kehidupan baru di Kanada.
Salah satu yang dibantu Estill adalah Ibrahim Halil Dudu. Dia disponsori Jim Estill dan Komunitas Muslim Guelph merancang busana pernikahan bagi seorang pengantin, dengan kemampuannya menjahit. Kisah Dudu bahkan menjadi halaman utama di berbagai media internasional.
"Saya sangat senang bisa membantu mereka. Hal ini sangat berarti," pungkas Estill.
(mdk/che)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya