Ledakan di kuil muslim Sufi Pakistan tewaskan 52 jiwa
Ledakan di kuil muslim Sufi di Balochistan, Pakistan menewaskan 52 jiwa dan melukai lebih dari 100 orang. Ledakan ini diduga dari kelompok ekstremis yang tidak suka dengan adanya aliran Sufi di Pakistan.
Sebuah ledakan di kuil muslim Sufi di wilayah Balochistan, Pakistan menewaskan 52 jiwa dan melukai lebih dari 100 orang. Menurut pejabat setempat, pelaku termasuk salah satu korban tewas.
Para pejabat mengatakan, bom meledak saat ratusan jemaah hadir mengambil bagian dalam ritual Dhamal, yang dipentaskan setiap matahari terbenam. Tim satuan pencarian korban (SAR) Pakistan, sendiri agak kesulitan mencapai lokasi kejadian karena berada di daerah perbukitan.
"Upaya penyelamatan agak sedikit sulit karena medan yang cukup berat," ujar salah satu tim penyelamat, seperti dikutip dari BBC, Minggu (13/11).
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengutuk serangan ini. Sedangkan ketua Partai Tehreek-e-Insaf mengatakan serangan tersebut menargetkan 'inti dari masyarakat Pakistan'.
Sufisme merupakan sebuah aliran yang toleran dan memiliki banyak pengikut di Pakistan. Sayangnya, aliran ini dianggap sebagai ajaran sesat yang tidak disukai para ekstremis.
Mereka terganggu dengan tasawuf, yang di dalamnya ada musik dan tari-tarian untuk menghormati orang-orang kudus. Makanya, para ekstremis sering menargetkan kuil-kuil Sufi di Pakistan.
Juni lalu, salah satu penyanyi Sufi Amjad Sabri ditembak dua orang tak dikenal di Karachi, hingga tewas. Sementara sebulan setelahnya, bom meledak di rumah sakit dan memakan korban hingga 70 orang.
Baca juga:
Bom bunuh diri saat salat Jumat di Pakistan, 16 orang tewas
Empat anggota Taliban pelaku bom Pakistan ditembak mati
12 Orang tewas dalam ledakan dua bom di pengadilan Pakistan
ISIS dan Taliban sama-sama klaim mengebom rumah sakit di Pakistan
Korban bom bunuh diri di Pakistan kebanyakan pengacara dan jurnalis
Mencekamnya serangan bom di rumah sakit Pakistan, 42 tewas