LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kritik Kebijakan Luar Negeri, Pesepakbola Iran Dipanggil Pemerintah

Dia menyebut kebijakan pemerintah di bawah Menteri Luar Negeri Muhammad Javad Zarif dalam menangani konflik Palestina-Israel, Libanon, Yaman, dan Suriah, menyakiti warga Iran.

2019-02-20 17:12:49
Iran
Advertisement

Pesepakbola kondang Iran Voria Ghafouri, 31 tahun, dipanggil aparat setelah dia mengkritik kebijakan luar negeri pemerintah.

Dilansir dari laman the Independent, Rabu (20/2), Ghafouri yang bermain di klub Esteghlal pekan lalu mengunggah pesan di media sosial Instagram berisi kritikan terhadap kebijakan luar negeri pemerintah.

Dia menyebut kebijakan pemerintah di bawah Menteri Luar Negeri Muhammad Javad Zarif dalam menangani konflik Palestina-Israel, Libanon, Yaman, dan Suriah, menyakiti warga Iran.

Advertisement

"Tuan Zarif, Anda yang bilang Anda bangga karena tekanan dari Palestina, Libanon, Yaman, Suriah, ketahuilah, bukan Anda yang berada dalam tekanan. Pada kenyataannya rakyat biasalah yang mendapat tekanan," kata dia.

Dalam sebuah wawancara setelah unggahannya itu, Ghafouri mengatakan,"pemerintah seperti menaburkan garam di atas luka. Semua orang tertekan hidupnya, dan mereka mengatakan hal yang membuat keadaan makin parah."

Pemimpin spiritual tertinggi Iran ALi Khamenei langsung menanggapi pernyataan Ghafouri itu dalam pidato memperingati tewasnya 27 tentara Garda Revolusi dalam serangan bom bunuh diri yang baru lalu.

Advertisement

"Orang-orang yang menikmati kondisi aman untuk bermain dan bertanding olahraga harus tahu bahwa keamanan itu diupayakan," kata dia.

Beberapa jam kemudian Menteri Pemuda dan Olahraga Bijan Zolfagharsnasb memanggil Ghafouri untuk meminta keterangan.

Perselisihan antara ayatullah dan bintang sepak bola itu menggambarkan ketegangan antara pemerintah Iran dan sebagian rakyat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi dan isolasi geopolitik. Sejumlah survei memperlihatkan, selain warga menyalahkan Amerika Serikat atas kondisi ekonomi, mereka juga kecewa dengan pemerintah karena korupsi dan ketidakbecusan.

Baca juga:
Kantor Perdana Menteri Israel Bocorkan Pidato Anti-Iran Menteri Arab Saudi
5 Negara Pernah Berganti Nama, Inilah Penyebabnya
Kisah Mantan Agen Intelijen AS Masuk Islam dan Dituduh Jadi Mata-mata Iran
Bom Bunuh Diri Tewaskan 27 Anggota Garda Revolusi Iran
Mossad, CIA, MI6 Diam-diam Selundupkan Ilmuwan Nuklir Iran ke Inggris
Peringatan 40 tahun Revolusi Islam Diwarnai Aksi Bakar Bendera AS dan Israel

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.