Korut-Korsel adakan KTT pada September mendatang
Jika berjalan lancar, maka ini akan menjadi perjalanan pertama Presiden Korsel ke Korut selama lebih dari satu dekade. Presiden Moon Jae-in memang secara gencar melakukan berbagai upaya agar hubungan memanas kedua negara mencair.
Korea Utara dan Korea Selatan sepakat untuk mengadakan pertemuan puncak di Pyongyang pada September mendatang. Kesepakatan ini diperoleh setelah digelar pembicaraan dengan pejabat tingkat tinggi di Zona Demiliterisasi.
"Kedua pihak setuju untuk menggelar KTT Korut-Korsel di Pyongyang pada September sesuai dengan rencana," demikian pernyataan dikeluarkan oleh kedua perwakilan, dikutip dari AFP, Senin (13/8).
Namun demikian, pernyataan itu tidak menyebutkan tanggal pasti pertemuan tersebut.
Jika berjalan lancar, maka ini akan menjadi perjalanan pertama Presiden Korsel ke Korut selama lebih dari satu dekade. Presiden Moon Jae-in memang secara gencar melakukan berbagai upaya agar hubungan memanas kedua negara mencair.
Meski perselisihan dan sanksi ekonomi masih diberikan kepada Korut oleh Amerika Serikat akibat program nuklirnya, namun kerja sama ekonomi dengan Korsel semakin membaik.
"Pertemuan puncak pada September mendatang akan dijadikan sebagai strategi oleh Korut untuk menemukan terobosan dalam pembicaraan buntu dengan AS," kata pengamat dari Institut Kebijakan Asan, Go Myong-hyun.
"Sementara bagi Korsel, Presiden Moon ingin meningkatkan hubungan antar-Korea setelah tidak ada kemajuan dalam pertemuan AS-Korut," tambahnya.
Baca juga:
Korut bebaskan warga Korsel ditahan Juli lalu
Menpora: Asian Games jadi simbol perdamaian duo Korea
Dua Korea sepakat renovasi dan modernisasi jalan tol Korea Utara
Pejabat Korsel-Korut bertemu, bahas pembukaan jalur kereta api
Pejabat Korut-Korsel bertemu, bahas reuni keluarga terpisah
Korut dan Korsel akan gelar pertemuan sebelum bongkar lokasi uji coba proyek nuklir