LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Korut kekurangan dana jelang KTT, kelompok ini tawari tanggung biaya pertemuan

"Kami mendukung perdamaian di Semenanjung Korea dan kami ingin dunia bebas dari senjata nuklir. Selain itu, ini adalah pertemuan bersejarah yang mungkin sekali dalam satu kesempatan generasi," tambahnya.

2018-06-04 16:34:00
Denuklirisasi Korea Utara
Advertisement

Kelompok kampanye anti-nuklir yang memenangkan Hadiah Nobel, ICAN, menawarkan diri untuk menanggung semua biaya pertemuan bersejarah antara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Biaya tersebut termasuk tagihan hotel untuk Kim selama menetap di Singapura untuk menggelar pertemuan dengan Trump.

Tawaran tersebut dibuat setelah muncul laporan media yang menyatakan, bahwa Korut mengalami kekuarangan dana untuk membiayai perjalanan Kim dan juga delegasinya ke Singapura pada 12 mendatang.

Advertisement

ICAN menyatakan bahwa dana yang nantinya ditawarkan kepada Korut merupakan uang yang didapat kelompok itu setelah memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian tahun lalu.

"Hadiah Nobel Perdamaian itu termasuk hadiah uang tunai dan kami berniat menawarkan dana dari penghargaan tersebut untuk menutupi biaya KTT di Singapura," kata pejabat ICAN, Akira Kawasaki, dikutip dari Reuters, Senin (4/6).

Meski demikian, ICAN menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki niat lain selain memberi bantuan kepada Korut. Pasalnya, pembiayaan ini memang sejalan dengan misi kelompok tersebut dalam Perjanjian PBB tentang Larangan Senjata Nuklir yang diadopsi oleh 122 negara.

Advertisement

"Ini bukan hanya tentang membayar kamar mewah untuk pemimpin Korut atau siapa pun itu. Bukan itu niat kami," jelasnya.

"Kami mendukung perdamaian di Semenanjung Korea dan kami ingin dunia bebas dari senjata nuklir. Selain itu, ini adalah pertemuan bersejarah yang mungkin sekali dalam satu kesempatan generasi," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, perhelatan KTT ini diyakini bakal menelan biaya besar. Biaya tersebut termasuk akomodasi, logistik, dan keamanan.

Korut sendiri memilih hotel bintang lima Fullerton untuk stafnya, Kim Chang Son, yang mengunjungi Singapura untuk menyusun logistik selama KTT berlangsung. Kamar presidensial suite dalam hotel tersebut sedikitnya menghabiskan USD 8.000 atau Rp 111 juta per malam.

Sebagai tuan rumah, Singapura mengatakan akan menanggung biaya KTT dalam bagiannya sendiri agar pertemuan tersebut berjalan dengan sukses.

Baca juga:
Menpan AS: Tak ada bantuan bagi Korut sampai langkah denuklirisasi diverifikasi
CIA sebut Korut tidak mau hancurkan senjata nuklirnya dalam waktu dekat
Sebelum bertemu Kim Jong Un, Trump akan temui PM Jepang
4 Bahaya nuklir Korea Utara yang bikin waswas dunia
4 Alasan Donald Trump ogah temui Kim Jong Un
Korea Utara buka peluang dialog dengan AS, usai keputusan sepihak Trump

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.