Korea Selatan bersiap menyambut warga Korut yang membelot
Presiden Korsel bulan lalu sempat mengajak para warga Korut untuk membelot. Hasilnya, Wakil Duta Besar Korsel untuk Inggris, Thae Yong Ho dan sejumlah pekerja rumah makan Korut di China membelot ke Korea Selatan.
Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye mengungkapkan, pemerintahnya saat ini sedang bersiap untuk menyambut pembelotan besar-besaran dari warga Korea Utara. Pernyataan ini diungkapkan Park beberapa hari usai menyerukan langsung warga Korut untuk meninggalkan negara mereka itu.
Serangkaian pembelotan terjadi, salah satu kasus besarnya adalah wakil duta besar Korea Utara untuk Inggris, Thae Yong Ho, dan sejumlah pekerja restoran Korut di China. Pembelotan ini semakin menguatkan propaganda untuk Korsel.
Dikutip dari AFP, Selasa (11/10), dalam pertemuan kabinet Park kembali menegaskan seruannya agar warga Korea Utara membelot. Dia juga menekankan pentingnya persiapan untuk menampung pembelot itu.
"Para pembelot ini sama dengan warga unifikasi yang tiba lebih awal, dan ini merupakan percobaan untuk mempersatukan kita kembali," ujarnya.
Park berharap bisa cepat mengamankan sistem dan memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung warga Pyongyang.
"Saya harap kita segera mengamankan sistem dan kapasitas kita untuk menampung mereka (warga Korut) yang mencari kebebasan bisa tercukupi," lanjut Park.
Bulan lalu, Park, dalam pidato di Hari Angkatan Bersenjata Korsel mengatakan akan tetap membuka jalan bagi para pembelot Korea Utara.
"Datanglah menuju kebebasan di Korea Selatan," ucapnya.
Baca juga:
Korea Selatan bentuk tim khusus untuk bunuh Kim Jong-un
Korea Selatan ogah beri bantuan pada korban banjir Korea Utara
Korea Selatan minta PBB pertimbangkan lagi keanggotaan Korea Utara
Korut buat replika istana presiden Korsel jadi sasaran tembak
Korut bersedia hentikan program nuklir asal AS enyah dari Korea