Korban tewas gunung berapi Guatemala bertambah jadi 65 orang
Sebelumnya pihak berwenang sudah memperingatkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan besar meningkat setelah proses pencarian dilanjutkan. Namun masih ada juga korban lain yang belum ditemukan.
Petugas penyelamat terus mengerahkan proses evakuasi terhadap korban letusan gunung berapi Fuego di Guatemala. Semakin ditelusuri, semakin banyak ditemukan korban tewas yang terkubur di bawah debu dan puing-puing.
Jumlah korban tewas yang sebelumnya diberitakan mencapai 25 orang bertambah jadi 65.
"Setelah berjam-jam dilakukan pencarian, jumlah korban tewas kini bertambah jadi 65 orang," kata Juru Bicara Badan Bantuan Bencana, David de Leon, dikutip dari Asia One, Selasa (5/6).
Selain itu, dipastikan ada 46 orang terluka yang sebagian besarnya cukup parah. Lebih 1,7 juta warga terkena dampak bencana ini, di mana 3.271 nya sudah dievakuasi. Sebanyak 1.787 orang kini dialihkan ke tempat penampangan di Departemen Escuintla, Sacatepequez dan Chimaltenango.
Sebelumnya pihak berwenang sudah memperingatkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan besar meningkat setelah proses pencarian dilanjutkan. Namun masih ada juga korban lain yang belum ditemukan.
"Ada orang yang dilaporkan hilang, tetapi kami belum tahu seberapa banyak," ujar Sergio Cabanas dari lembaga manajemen bencana Guatemala.
Baca juga:
Perjuangan petugas sampai tersandung saat mencari korban erupsi Gunung Fuego
Ngerinya erupsi Gunung Fuego, 25 orang tewas tertutup abu
Gunung api di Guatemala meletus, 25 orang tewas 300 lebih luka-luka
Gunung berapi Guatemala meletus, 25 orang tewas
Peringati Jumat Agung, warga di Guatemala lakukan tinju bebas
Ikuti AS, Guatemala akan pindahkan kedubesnya ke Yerusalem
Peneliti temukan kota Maya dan peradabannya di Guatemala