Gunung berapi Guatemala meletus, 25 orang tewas
Merdeka.com - Gunung berapi Fuego di Guatemala meletus kemarin hingga menyebabkan sedikitnya 25 orang tewas dan hampir 300 orang terluka. Ini merupakan letusan paling hebat yang terjadi selama lebih dari empat dekade.
Gunung tersebut memuntahkan aliran lava panas sejauh 8 kilometer dan menyemburkan segumpal asap tebal serta abu hitam ke ibu kota dan beberapa daerah lain.
"Sungai lava meluap dan memberi dampak ke El Rodeo. Banyak orang terluka, terbakar dan mati akibat meletusnya gunung berapi ini," kata Sekretaris Jenderal Badan Manajemen Nasional CONRED Guatemala, Sergio Cabanas, dikutip dari Reuters, Senin (4/6).
Cabanas menuturkan bahwa sejauh ini sekitar 3.100 orang telah dievakuasi dari daerah yang terkena dampak. Sementara itu, korban tewas akibat bencana tersebut tampak terbaring dalam keadaan hangus di atas sisa-sisa aliran piroklastik.
Operasi penyelamatan sempat dihentikan pukul 05.00 waktu setempat akibat kondisi yang tak memungkinkan dan juga cuaca buruk.
Sementara itu, pejabat setempat menyatakan bahwa korban tewas sejauh ini terkonsentrasi di tiga kota, yakni El Rodeo, Alotenango, dan San Miguel los Lotes.
Ledakan gunung merapi ini merupakan yang kedua kali terjadi sepanjang tahun ini namun yang memakan korban paling banyak.
(mdk/frh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya