LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Komentari Orlando, Trump serukan lagi larangan muslim masuk AS

Trump sekaligus menyindir Hillary Clinton karena menolak menyalahkan komunitas imigran muslim atas tragedi itu

2016-06-13 12:53:11
Penembakan Massal Orlando
Advertisement

Insiden penembakan massal di sebuah kelab khusus gay di Orlando, Amerika Serikat, dikomentari oleh bakal calon presiden Donald Trump. Politikus kontroversial itu kembali mengulang seruannya agar imigrasi melarang sementara setiap orang muslim masuk AS.

Seperti dilansir New York Times, Senin (13/6), Trump meyakini kekerasan oleh imigran beragama Islam di AS adalah sesuatu yang pasti akan terjadi cepat atau lambat. Oleh sebab itu, dia mengkritik rivalnya, Hillary Clinton, yang berencana menambah kuota menampung pengungsi Suriah ke AS seandainya terpilih.

"Saya berulang kali mengatakan kejadian seperti (Orlando) akan terjadi, dan ke depan kejadian seperti ini hanya akan memburuk," kata Trump.

Advertisement

Pengusaha kasino dan properti ini lantas mengingatkan publik agar mendukung agendanya menerapkan pembatasan akses masuk AS terhadap imigran. Trump menuding anak imigran berisiko besar terlibat aksi teror.

Advertisement

Lokasi penembakan komunitas gay Orlando (c) REUTERS

Ucapannya ini merujuk pada pelaku penembakan Orlando, Omar Mateen yang merupakan warga kelahiran AS dari orang tua imigran asal Afghanistan.

"Kita tidak akan punya jalan untuk menyaring setiap imigran, bahkan mencegah generasi kedua mereka melakukan tindakan radikal," kata calon presiden utama dari Partai Republik itu.

Dalam komentar atas Orlando ini, Trump sekaligus menyindir Hillary sebagai capres yang tidak mau jujur pada kenyataan serta takut menyinggung perasaan umat muslim.

"Hillary seharusnya mundur dari pemilu jika tak kunjung mau mengakui satu hal. Pangkal semua masalah ini adalah Islam radikal," kata Trump.

FBI menyatakan Omar Mateen telah berbaiat pada ISIS sebelum melakukan penyerangan ke klub malam 'Pulse' di pusat kota Orlando. Pria 29 tahun itu sehari-hari bekerja sebagai satpam serta memiliki izin resmi memegang senjata api.

Dalam kesempatan terpisah, Hillary tak menyebut komunitas muslim ataupun imigran atas tragedi Orlando. Capres perempuan ini menyebutnya aksi teror yang dilatari kebencian.

Oleh karena itu, Hillary menyerukan aparat keamanan lebih ketat mengawasi ruang publik yang berisiko menjadi target serangan teror. "Kita harus meningkatkan dua kali lipat upaya pertahanan kita di dalam maupun luar negeri," kata Hillary. Istri mantan presiden Bill Clinton ini enggan menanggapi serangan Trump.

Baca juga:
Solidaritas bagi gay Orlando, kota-kota AS kibarkan bendera LGBT
Presiden Obama hingga Paus Fransiskus kecam penembakan Orlando
Sosok Omar Mateen, benci homoseksual dan suka pukuli istri
Berikut kronologi lengkap penembakan massal klub gay Orlando
Kisah haru korban penembakan Orlando kirim SMS terakhir buat ibu

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.