Koalisi Saudi pakai bom buatan Amerika tewaskan anak-anak sekolah di Yaman
Koalisi Saudi pakai bom buatan Amerika tewaskan anak-anak sekolah di Yaman. CNN bekerja sama dengan jurnalis Yaman dan ahli persenjataan mengungkapkan, bom yang menewaskan sedikitnya 40 anak itu adalah bom seberat 227 kilogram dengan panduan laser MK 82 buatan perusahaan Lockheed Martin.
Ahli persenjataan mengatakan kepada stasiun televisi CNN, bom yang digunakan pasukan koalisi Arab Saudi untuk menyerang sebuah bus sekolah 9 Agustus lalu adalah buatan Amerika Serikat.
CNN bekerja sama dengan jurnalis Yaman dan ahli persenjataan mengungkapkan, bom yang menewaskan sedikitnya 40 anak itu adalah bom seberat 227 kilogram dengan panduan laser MK 82 buatan perusahaan Lockheed Martin, salah satu perusahaan kontraktor produsen persenjataan ternama di AS.
Dilansir dari laman CNN, Jumat (17/9), bom itu sama dengan yang digunakan ketika menyerang sebuah aula pemakaman di Yaman pada Oktober 2016 yang menewaskan 155 orang dan melukai ratusan lainnya. Koalisi mengakui membuat kesalahan dalam serangan itu dan bertanggung jawab.
Maret tahun itu serangan bom menghantam sebuah pasar di Yaman menewaskan 97 orang. Bom yang dipakai dilaporkan buatan AS dengan panduan laser MK 84.
Usai serangan ke aula pemakaman itu, Presiden Barack Obama melarang penjualan teknologi militer AS ke Arab Saudi karena alasan kemanusiaan.
Namun larangan itu kemudian dicabut oleh pemerintahan Trump pada Maret 2017.
Baca juga:
Duterte marah besar dilarang AS beli senjata militer ke Rusia
1000 Anak jadi korban kekerasan seksual 300 pastur Katolik di Amerika
Ratusan media AS kecam Trump yang nyatakan perang terhadap pers
Wakil Presiden AS peringatkan Turki agar tak menguji Trump dalam kasus pastor Brunson
Momen bahagia anak dan ibu yang dipisahkan Trump saat kembali bersatu