Khawatir Terjadi Perang dengan Rusia, AS Minta Diplomat & Keluarga Tinggalkan Ukraina
Diplomat AS dan Rusia tidak menghasilkan progres pada pembicaraan Jumat dan pihak Moskow telah menerjunkan ratusan ribu pasukan ke perbatasannya dengan Ukraina. Sebelumnya pada Minggu Inggris menuding Kremlin berusaha untuk mengukuhkan seorang pemimpin pro-Rusia di Kiev.
Amerika Serikat kemarin memerintahkan anggota keluarga yang memenuhi syarat dari staf kedutaan besarnya di Ukraina meninggalkan negara tersebut.
Otoritas AS juga meminta seluruh warga negara agar mempertimbangkan untuk keluar dari Ukraina terkait ancaman aksi militer Rusia.
Diplomat AS dan Rusia tidak menghasilkan progres pada pembicaraan Jumat dan pihak Moskow telah menerjunkan ratusan ribu pasukan ke perbatasannya dengan Ukraina.
Kemarin Inggris menuding Kremlin berusaha untuk mengukuhkan seorang pemimpin pro-Rusia di Kiev. Demikian dilansir laman Antara mengutip Reuters, Minggu (23/1).
Departemen Luar Negeri AS mengaku pihaknya mengizinkan "kepergian sukarela pegawai yang direkrut langsung oleh AS dan memerintahkan agar anggota keluarga yang memenuhi syarat dari Kedubes AS di Kiev pulang lantaran ancaman lanjutan aksi militer Rusia."
"Warga negara AS di Ukraina sebaiknya kini mempertimbangkan kepulangan dengan menggunakan opsi transportasi pribadi atau komersial," katanya.
Baca juga:
Inggris Mulai Pasok Senjata Anti Tank ke Ukraina untuk Antisipasi Serangan Rusia
Patroli Tank Swedia di Tengah Ketegangan Rusia-Ukraina
Bara dalam Sekam di Negara Bekas Pecahan Soviet
Situasi Donetsk di Tengah Ukraina yang Kembali Memanas
Gelombang Covid-19 di Ukraina Menyerang Lebih Banyak Anak
Intip Kesibukan RS di Ukraina Hadapi Lonjakan Covid-19
Pejabat Ukraina Klaim Pesawat Evakuasi Afghanistan Dibajak Orang Bersenjata
Bule Ukraina Sekali Diajari Langsung Bisa Menanam Padi di Sawah