Kepala Anti Gratifikasi Kemenkeu China malah ikut korupsi
Mo Jiancheng diangkat menjadi pengawas gratifikasi di Kementerian Keuangan China sejak dua tahun lalu. Dia juga anggota komite Partai Komunis China di kementerian itu, dan pernah menjabat Wakil Sekretaris Partai, serta Gubernur Provinsi Jiangxi.
Mental korupsi pejabat China dan Indonesia nampaknya tidak jauh berbeda. Meski diancam dengan hukuman sangat keras, tetapi mereka tidak jera.
Baru-baru ini, seorang Kepala Komite Anti Gratifikasi di Kementerian Keuangan China yang seharusnya mengawasi supaya tidak ada praktik korupsi justru terlibat rasuah. Dia diduga menerima pemberian dengan tujuan memudahkan urusan sekelompok pihak.
Dilansir dari laman Reuters, Minggu (27/8), pejabat itu bernama Mo Jiancheng. Menurut penyelidikan Komisi Pusat Pengawas Disiplin (CCDI) Partai Komunis China, pelanggaran Mo termasuk serius. Dia kini terus menjalani pemeriksaan.
Mo diangkat menjadi pengawas gratifikasi di Kementerian Keuangan China sejak dua tahun lalu. Dia juga anggota komite Partai Komunis China di kementerian itu, dan pernah menjabat Wakil Sekretaris Partai, serta Gubernur Provinsi Jiangxi.
Dengan terungkapnya dugaan korupsi Mo, CCDI menyatakan bakal terus memburu koruptor dan juga melacak anggotanya yang main mata. Langkah mereka didukung Presiden China Xi Jinping yang menggelar kampanye antikorupsi selama empat tahun terakhir.
Baca juga:
Basmi korupsi, China larang akademisi kerja sampingan di perusahaan
Doyan terima suap dan korupsi, 24 polisi China ditangkap
China jatuhkan hukuman mati untuk mantan ketua partai yang korupsi
Pejabatnya tak kapok korupsi, pemerintah China dianggap tak serius
Penyidik KPK China diduga terima suap saat usut korupsi asuransi