LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Kasus Omicron Meningkat, Australia Percepat Vaksin Booster

Australia sebelumnya mengatakan akan memberikan vaksin booster COVID-19 kepada warga berusia 18 tahun ke atas dan yang telah menerima vaksin kedua minimal enam bulan.

2021-12-13 11:04:00
Covid-19
Advertisement

Otoritas Australia pada Minggu mengatakan akan mempercepat pemberian vaksin booster COVID-19 menyusul peningkatan kasus Omicron.

Australia sebelumnya mengatakan akan memberikan vaksin booster COVID-19 kepada warga berusia 18 tahun ke atas dan yang telah menerima vaksin kedua minimal enam bulan.

Namun seiring meningkatnya kasus varian Omicron, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt menyebutkan bahwa waktu jeda akan dipersingkat menjadi lima bulan dari vaksin kedua.

Advertisement

"Dosis booster, lima bulan atau lebih sesudah dosis kedua, akan memastikan bahwa perlindungan dari vaksin utama bahkan lebih kuat dan lebih tahan lama serta akan membantu mencegah penyebaran virus," kata Hunt melalui surel, seperti dilansir laman Atara mengutip Reuters, Minggu (12/12).

"Data dari Israel menunjukkan booster mendukung penurunan tingkat infeksi pada kelompok-kelompok usia rentan, penyakit parah di kalangan usia 40 tahun ke atas dan kematian di kalangan lansia 60 tahun lebih".

Australia akan memakai vaksin COVID-19 buatan Pfizer dan Moderna dalam program booster.

Advertisement

Australia merupakan salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi, dengan sekitar 90 persen orang berusia 16 tahun ke atas sudah menerima vaksin lengkap.

Otoritas pada Sabtu mencatat 1.753 kasus harian COVID-19, naik sekitar tiga persen dalam sepekan terakhir sekaligus jumlah harian tertinggi sejak 29 Oktober.

Baca juga:
Puluhan Ribu Orang di Austria Demo Tolak Kewajiban Vaksin Covid-19
Kenali Gejala Omicron, Varian Baru Covid-19
WHO Peringatkan Negara Kaya Jangan Timbun Vaksin untuk Lawan Varian Omicron
Disiplin 5M dan Hindari 3C, Anjuran WHO untuk Hindari Covid
China Beri Izin Edar Obat Covid-19 di Tengah Merebaknya Varian Omicron
Pasien Sakit Parah karena Omicron di Afsel Lebih Sedikit dari Gelombang 1 dan 2
Dunia Tidak Siap Hadapi Pandemi Berikutnya
Hanya 14 Persen Orang Eropa Mau Kembali Kerja di Kantor Setelah Pandemi

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.