Kapal terbalik di perairan Filipina, 5 tewas dan 252 penumpang selamat
Sementara, 252 penumpang berhasil diselamatkan.
Cuaca buruk menyebabkan sebuah kapal feri yang mengangkut 252 penumpang terbalik di perairan Filipina, Kamis (21/12). Penjaga pantai Filipina menyatakan pihaknya telah menyelamatkan 252 penumpang dan awak kapal, termasuk seorang warga Australia dan istrinya dari Filipina.
Mereka juga menemukan lima orang tewas akibat kapal feri yang terbalik di sebelah timur ibu kota Manila. Kapal Filipina tersebut terbalik karena cuaca buruk, Kamis (21/12) kemarin. Kecelakaan kapal sering terjadi di negara Asia Tenggara yang terdiri dari lebih dari 7.000 pulau.
"Penjaga Pantai Filipina mengkonfirmasi lima korban tewas sementara 252 penumpang termasuk seorang warga Australia dan istrinya dari Filipina, diselamatkan," kata juru bicara Kapten Armand Balilo, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (22/12).
Menurut Armand Balilo, kapal tersebut membawa 257 penumpang dan awak kapal. "Semua penumpang dan kru akan dipertanggungjawabkan, namun seperti yang saya katakan, kami akan mengevaluasi kembali berdasarkan pengakuan keluarga dari penumpang yang hilang," kata Balilo.
Perahu meninggalkan pelabuhan sekitar pukul 9 pagi waktu setempat. Lalu satu jam kemudian perahu terbalik karena angin kencang dan ombak besar.
Seorang yang selamat mengatakan penumpang panik saat kapal mulai kemasukan air yang akhirnya menyebabkan kapal feri miring dan terbalik.
Baca juga:
Perahu terbalik akibat cuaca, 15 penumpang selamat & 6 orang hilang
Kapal Filipina membawa 251 penumpang terbalik, empat tewas dan ratusan hilang
2 Hari pencarian, jenazah Suwarto di Waduk Kedung Ombo ditemukan
Perahu bocor, Suwarto tenggelam di Waduk Kedung Ombo
Kasal Argentina dicopot usai insiden kapal selam hilang