Jutaan Warga Ukraina Diperkirakan Mengungsi Akibat Invasi Rusia
"Kita menyaksikan tanda-tanda krisis kemanusiaan terparah di benua Eropa kita dalam beberapa tahun. Kebutuhan (pengungsi) terus meningkat saat kita bicara," kata Komisaris Eropa untuk Manajemen Krisis dan Bantuan Kemanusiaan, Janez Lenarcic.
Ibu Kota Kiev, Ukraina benar-benar hancur akibat invasi yang dilakukan Rusia. Tidak menyebabkan warga sipil tewas, jutaan orang mengungsi berlindung menyelamatkan diri dari serangan yang dilancarkan.
Seorang pejabat Uni Eropa memprediksi lebih kurang 7 juta orang telah mengungsi akibat serangan Rusia tersebut.
"Jumlah pengungsi Ukraina saat ini diperkirakan 7 juta lebih," kata Komisaris Eropa untuk Manajemen Krisis dan Bantuan Kemanusiaan, Janez Lenarcic.
Hal itu dia sampaikan seusai konferensi pers di Brussels usai rapat khusus menteri dalam negeri negara-negara anggota Uni Eropa untuk membahas krisis tersebut.
"Kita menyaksikan tanda-tanda krisis kemanusiaan terparah di benua Eropa kita dalam beberapa tahun. Kebutuhan (pengungsi) terus meningkat saat kita bicara," katanya.
Mengutip perkiraan PBB, Lenarcic mengatakan sekitar 18 juta warga Ukraina akan terkena imbas konflik, dalam hal kemanusiaan, di negara tersebut atau negara-negara tetangga.
Sebanyak 7 juta orang Ukraina mengungsi di seluruh negeri dan 4 juta orang menyelamatkan diri ke negara tetangga.
"Kendati perkiraan ini sangat kasar, jumlahnya sangat besar, dan kami harus bersiap untuk keadaan darurat semacam ini, yang menjadi bagian dari sejarah," kata Lenarcic.
Kementerian Kesehata menyebut sedikit 352 warga sipil. Bahkan 14 di antaranya anak-anak.
Baca juga:
Orang Super Kaya di Jepang Sumbang 1 Miliar Yen untuk Ukraina
Tolak Tinggalkan Kiev, Anggota DPR Ukraina Pilih Angkat Senjata Lawan Rusia
Ukraina Klaim 5.000 Lebih Tentara Rusia Terbunuh dalam Pertempuran
CEK FAKTA: Tidak Benar Foto-Foto Warga Ukraina Melawan Rusia pada Februari 2022
AS Desak Warga Negara Amerika Segera Tinggalkan Rusia