Junta Militer Myanmar Tangkap Wartawan Jepang
Kitazumi sebelumnya pernah ditahan pada Februari saat meliput aksi penolakan kudeta 1 Februari, namun tak lama dibebaskan.
Otoritas Myanmar menangkap wartawan asal Jepang, Yuki Kitazumi, usai menjemput dari kediamannya di Yangon, seperti dilansir media pada Senin.
BBC Burma, yang mengutip saksi mata, melaporkan wartawan itu dibawa ke sel tahanan oleh pasukan keamanan pada Minggu malam. Ia diminta untuk mengangkat kedua tangan dan dibawa masuk ke dalam mobil, katanya.
Dilansir laman Antara mengutip Reuters, Selasa (20/4), Kedutaan Besar Jepang tidak langsung dapat dihubungi. Sementara itu, juru bicara junta militer tidak menanggapi permintaan berkomentar.
Kitazumi menjalankan perusahaan produksi media, Yangon Media Professionals, dan pernah menjadi wartawan untuk harian bisnis Nikkei, menurut akun Facebook miliknya dan wawancara dengan media daring.
Kitazumi sebelumnya pernah ditahan pada Februari saat meliput aksi penolakan kudeta 1 Februari, namun tak lama dibebaskan.
Menurut kelompok Assistance Association for Political Prisoners, sebanyak 737 orang tewas di tangan pasukan keamanan sejak kudeta dan 3.229 orang lainnya masih ditahan.
Baca juga:
Stasiun TV Junta Siarkan Foto Wajah Demonstran Luka Lebam Seusai Disiksa Militer
Ketapel & Senapan Angin, Senjata Seadanya Rakyat Myanmar Hadapi Kebrutalan Militer
Penguasa Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing Akan Hadiri KTT ASEAN di Indonesia
Aktivis Muslim Myanmar Ditangkap Aparat Setelah Motornya Ditabrak Mobil Polisi
“Kekuatan Rakyat Myanmar Akan Menang dan Saya Percaya Ini Akan Jadi Nyata”
PBB Peringatkan Krisis Myanmar Bisa Mengarah Jadi Seperti Konflik Suriah
“Dia Teriak Kesakitan dan Saya Melihat Darah di Dadanya"