Jet Tempur Militer AS Jatuh di Lepas Pantai San Diego, Kedua Pilot Sampai Terpental
Kecelakaan ini terjadi saat pesawat melakukan "manuver berputar-putar," yaitu saat pesawat mendarat dan kemudian lepas landas kembali.
Sebuah pesawat militer AS mengalami kecelakaan di lepas pantai San Diego. Untungnya, baik pilot maupun kopilot jet tempur yang terlibat dalam insiden tersebut berhasil selamat setelah terlempar dari pesawat. "Dua awak pesawat keluar dari jet Angkatan Laut AS sebelum jatuh pada hari Rabu (12/2) di lepas pantai San Diego dan segera diselamatkan oleh kapal penangkap ikan," ungkap pihak berwenang yang dikutip dari AP, Kamis (13/2/2025).
Kedua penumpang E/A-18G Growler tersebut awalnya dijemput oleh kapal Premier Sportfishing sebelum dipindahkan ke kapal Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan terdekat, menurut keterangan dari juru bicara Penjaga Pantai, Perwira Christopher Sappey.
Growler merupakan jet tempur dengan dua kursi yang dirancang khusus untuk operasi peperangan elektronik. Kecelakaan pesawat ini terjadi saat pesawat melakukan maneuver yang dikenal sebagai "manuver berputar-putar," di mana pesawat lepas landas dan mendarat kembali, seperti yang dijelaskan oleh juru bicara Angkatan Laut, Komandan Beth Teach.
Penyebab kecelakaan
Saat ini, penyebab dari kecelakaan pesawat jatuh tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Berdasarkan informasi dari kamera web langsung yang merekam lalu lintas pelabuhan San Diego, seseorang di atas kapal Premier Sportfishing terdengar menginformasikan kepada Penjaga Pantai bahwa awak pesawat keluar tepat setelah pesawat lepas landas.
"Kami sedang dalam perjalanan untuk membantu," teriak pria tersebut sekitar pukul 10:14 pagi. "Mereka ada di dalam air." Beberapa waktu kemudian, seseorang dari kapal melaporkan: "Kami memiliki kedua pilot di atas kapal dan mereka aman." Kapten Premier, Brandon Viets, menyatakan bahwa ia sedang membawa sejumlah penumpang ke Point Loma untuk memancing saat mendengar suara jet lepas landas dari pangkalan angkatan laut yang "terdengar lebih keras dari biasanya."
Kapten Viets kemudian berbalik dan melihat dua orang jatuh dengan parasut, lalu segera menuju ke arah mereka menggunakan perahunya. "Jet itu tetap terbang selama beberapa menit sebelum menyelam ke dalam air," tambahnya. "Yang dapat saya lihat hanyalah gumpalan air dan lumpur setinggi 70 hingga 80 kaki (21-24 meter)," ungkap Viets.
Frank Ursitti, manajer umum pemilik perahu H&M Landing, memberikan pujian kepada Kapten Brandon Viets dan awak Premier atas tindakan cepat mereka, yang berkontribusi pada keselamatan pilot-pilot tersebut. "Kapten Brandon Viets dan awak Premier bertindak cepat, dan berkat profesionalisme mereka, mampu menyelamatkan pilot-pilot itu," kata Frank. Kedua pria --pilot dan kopilot-- kemudian dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil, menurut pihak berwenang.
Penjaga Pantai juga mengerahkan dua kapal untuk menjaga lokasi bangkai Growler di Pelabuhan San Diego, seperti yang diungkapkan oleh juru bicara Penjaga Pantai, Perwira Christopher Sappey. Sebelumnya, pesawat Angkatan Laut AS yang serupa mengalami kecelakaan pada bulan Oktober 2024 selama pelatihan rutin di negara bagian Washington, yang mengakibatkan dua awaknya meninggal. Puing-puing dari kecelakaan tersebut ditemukan di daerah pegunungan terpencil.