LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Jenderal AS: ISIS & Al-Qaidah Bisa Bangkit Lagi di Afghanistan dalam Waktu 6-36 Bulan

Ada “kemungkinan nyata” Al-Qaidah dan ISIS bisa bangkit kembali di Afghanistan dalam waktu enam sampai 36 bulan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan.

2021-09-30 16:56:11
ISIS
Advertisement

Ada “kemungkinan nyata” Al-Qaidah dan ISIS bisa bangkit kembali di Afghanistan dalam waktu enam sampai 36 bulan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan. Hal ini disampaikan Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark Milley pada Rabu.

“Ada kemungkinan nyata dalam waktu yang tidak terlalu lama, 6, 12, 18, 24, 36 bulan untuk terbentuknya kembali Al Qaidah atau ISIS dan itu tugas kita sekarang, Anda tahu, di bawah kondisi yang berbeda, tapi tugas kita untuk terus melindungi warga Amerika terhadap serangan dari Afghanistan,” ujar Milley saat dipanggil Komite Layanan Bersenjata DPR AS, dikutip dari Al Arabiya, Kamis (30/9).

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin sepakat dengan penilaian Milley.

Advertisement

“Al-Qaeda telah mengalami kemunduran dari waktu ke waktu. Sekarang, organisasi teroris mencari ruang-ruang yang tidak dikendalikan jadi mereka bisa melatih dan melengkapi diri dan berkembang, dan jadi ada kemungkinan helas itu bisa terjadi di sini, semakin maju,” jelas Lloyd.

Sejak mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada 15 Agustus lalu, Taliban mencari pengakuan internasional, berjanji Afghanistan tidak akan menjadi tempat perlindungan teroris.

Namun komunitas dunia masih skeptis, dan tidak ada negara yang mengakui pemerintahan Taliban.

Advertisement

Baru-baru ini, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di kota Jalalabad, yang menewaskan puluhan pejuang Taliban. Pada Agustus lalu, ISIS cabang Afghanistan atau dikenal sebagai ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di gerbang bandara Kabul yang menewaskan hampir 200 orang warga sipil dan 13 anggota militer AS.

Baca juga:
Keriangan Anggota Taliban Menaiki Sejumlah Atraksi di Taman Bermain di Kabul
Taliban Peringatkan AS Berhenti Terbangkan Drone di Wilayah Udara Afghanistan
Kepala BNPT Antisipasi Dampak Kemenangan Taliban Terhadap Munculnya Radikalisme
Jenderal AS Akui Amerika Gagal di Afghanistan
Saat Pejuang Taliban Asyik Naik Perahu Bebek di Danau Qargha

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.