Istri Presiden Turki dukung harem jadi 'sekolah hidup' wanita
Erdogan sebelumnya mengatakan peran perempuan utamanya adalah sebagai seorang ibu.
Istri Presiden Turki, Emine Erdogan pada Rabu kemarin memuji harem kesultanan Ottoman sebagai 'sekolah' persiapan bagi para perempuan untuk siap menjalani hidup.
"Harem adalah sekolah untuk para perempuan dalam Dinasti Ottoman, di sana mereka membangun edukasi dan menjalani hidup," ujar ibu negara dalam sebuah acara resmi kesultanan Ottoman di Ankara, menurut saluran TV Turki, dikutip dari stasiun televisi Al Arabiya, Kamis (10/3).
Namun, tidak semua perempuan Turki setuju dengan penuturan ibu negara. Mereka justru turun ke jalan melakukan protes. Kelompok perempuan sipil menilai harem akan mencederai kebebasan mereka.
Dalam demo tersebut, mereka juga membawa kritik terhadap sang presiden usai pidatonya di Hari Perempuan Internasional sehari sebelumnya. Presiden Erdogan mengatakan bila peran perempuan utamanya adalah sebagai seorang ibu mengacu pada nilai keislaman. Pemikiran Presiden Erdogan dinilai konservatif, di saat para perempuan Turki berusaha lebih modern.
Diketahui harem adalah sebuah institusi yang mempunyai aturan ketat. Tidak sembarang orang bisa keluar dan masuk seenaknya. Bahkan sekelas sultan sekalipun.
Berdasar alasan tersebut, harem dinilai akan mempersempit gerak perempuan Turki. Namun begitu, harem pada prinsipnya membuat wanita dapat mengenyam pendidikan dan menggali potensi mereka, seperti dalam bidang seni kaligrafi, musik, dan bahasa asing.
Baca juga:
Polisi Turki ambil alih paksa kantor koran pengkritik Erdogan
1.845 warga Turki diadili gara-gara menghina Presiden Erdogan
Desa ini dibuat khusus untuk pecinta matematika
Menjelajahi keindahan danau beku di ketinggian 6.200 kaki
Suami di Turki gugat istri karena rajin menghina Presiden Erdogan
Ini aksi kocak pemain Liga Super Turki kartu merah wasit