LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Israel Bagikan Selebaran Berisi Foto Jenazah Yahya Sinwar ke Warga Gaza, Ini Isi Pesannya

Selebaran yang dijatuhkan menyatakan bahwa Hamas tidak akan lagi menguasai Gaza.

Minggu, 20 Okt 2024 15:50:00
yahya sinwar
Yahya Sinwar (Middle East Eye)
Advertisement

Pesawat-pesawat Israel kemarin menjatuhkan selebaran yang menampilkan foto jenazah Yahya Sinwar, pemimpin Hamas yang tewas dalam pertempuran di Rafah Rabu lalu. Dalam selebaran tersebut terdapat pesan yang menyatakan bahwa "Hamas tidak akan lagi memerintah Gaza," seperti yang dikutip dari laman Alarabiya pada Minggu (20/10/2024).

"Siapa pun yang menurunkan senjata dan menyerahkan tawanan akan dibiarkan pergi dan hidup damai," bunyi tulisan berbahasa Arab dalam selebaran itu, seperti dituturkan warga di Kota Khan Younis.

Pernyataan itu merujuk pada ucapan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang disampaikan pada Kamis (17/10) setelah Sinwar dilaporkan tewas oleh tentara Israel. Hamas mengonfirmasi kematian Yahya Sinwar pada Jumat (18/10) melalui pernyataan yang disampaikan oleh kepala biro politik kelompok tersebut.

Dalam sebuah tayangan televisi, pejabat Hamas, Khalil al-Hayya, menggambarkan Sinwar sebagai "pahlawan yang berjuang melawan pasukan Israel hingga napas terakhirnya." Hayya juga menyatakan bahwa sandera Israel tidak akan dibebaskan sampai serangan Israel di Jalur Gaza benar-benar dihentikan, tahanan Palestina dibebaskan, dan pasukan Israel ditarik sepenuhnya dari Gaza.

Advertisement

Melalui pernyataan Hayya, Hamas menegaskan kembali komitmennya untuk terus berjuang hingga terbentuknya negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Sejak 7 Oktober tahun lalu serangan Israel membombardir Gaza, menyebabkan lebih dari 42.500 warga Palestina tewas, dan diperkirakan ada sekitar 10.000 korban lainnya yang masih terjebak di bawah reruntuhan, seperti yang dilaporkan oleh Otoritas Kesehatan Gaza.

Advertisement

Serangan terjadi di Kamp Al-Maghzai

Seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada AFP, dengan memilih Sinwar, Hamas mengirimkan pesan yang kuat kepada Israel bahwa Hamas akan terus melanjutkan jalur perlawanan. (Emmanuel DUNAN © 2024 Liputan6.com

Selebaran yang dijatuhkan Israel itu terjadi di hari yang sama saat 73 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, tewas akibat serangan udara Israel ke Beit Lahiya di utara Jalur Gaza, kata media Hamas.

Kantor media pemerintah Gaza mengatakan puluhan warga juga terluka dan hilang dalam serangan itu. Petugas medis mengatakan serangan udara menyasar bangunan bertingkat dan sejumlah rumah di dekatnya tempat warga mengungsi.

Sejauh ini belum ada komentar dari pihak Israel atas serangan itu.

Pejabat kesehatan Palestina megatakan operasi penyelamatan terhambat dengan putusnya komunikasi dan layanan Internet di hari kedua.

Advertisement

"Ini adalah perang genosida dan pembersihan etnis. Penjajah melakukan pembantaian mengerikan di Beit Lahiya," kata kantor media Hamas.

Berita Terbaru
  • KEPP Otsus Papua Tekankan Kualitas dan Distribusi Program Makan Bergizi Gratis Papua
  • Pemerintah Siapkan 280 Juta Bibit Kakao dan Kelapa, Perkuat Pengembangan Perkebunan Nasional
  • I.League Umumkan Hasil Penilaian Stadion untuk Championship 2026/27
  • Pemprov Sumut Perkuat Pengawasan Tambang Ilegal, Gandeng APH untuk Penertiban
  • I.League Umumkan Hasil Evaluasi Stadion untuk Musim 2026/27, Ini Daftar Klub dan Kandangnya
  • gaza
  • hamas
  • israel
  • konten ai
  • merdekaglobal
  • yahya sinwar
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
T
Reporter Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.