ISIS tolak wasit sepak bola sebab tidak sesuai syariat
ISIS membuat aturan membolehkan pemain yang cedera membalas lawannya dengan cedera yang sama.
Kelompok Pemantau Hak Asasi Suriah (SOHR) yang bermarkas di London mengatakan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melarang wasit sepak bola karena mereka mengikuti aturan FIFA, bukan syariat.
Koran the Daily Mail melaporkan, Kamis (1/9), menurut panitia ISIS yang akan menggelar kompetisi di Deir ez-Sor, Suriah, aturan FIFA melanggar ketentuan Allah dan sunah. Meski begitu tidak dijelaskan aturan mana yang dianggap tidak sesuai syariat itu.
Selain itu mereka juga membuat aturan yang membolehkan pemain yang cedera mendapat kompensasi atau membalas dengan cedera yang sama kepada lawan.
"Kami beruntung karena sepak bola yang kami mainkan tidak memakai aturan FIFA," ujar seorang pemain kepada SOHR.
ISIS selama ini sudah melarang acara atau kegiatan yang dianggap tidak Islami seperti menari, merokok, menonton acara televisi Barat.
Baca juga:
Sir Alex ingin babak ekstra dihapus
Nyaris meregang nyawa, 5 pemain ini punya masalah pada jantung
Fakta di balik para pebisnis kaya China kuasai klub sepak bola dunia
Nonton bola, cara seru hindarkan stroke
[Video] Cuplikan gol terbaik para pelatih top saat masih jadi pemain