ISIS bunuh satu sandera warga Jepang
ISIS ingin menukar tawanan Jepang itu dengan
Sebuah gambar dan audio memperlihatkan dibunuhnya salah satu warga Jepang sandera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) diunggah pada Sabtu (24/1). ISIS merilis gambar tersebut lantaran Jepang mengabaikan batas waktu yang telah ditentukan, yakni 72 jam.
Dari video itu ISIS juga nampaknya ingin membuat kesepakatan baru untuk membebaskan sandera yang belum dibunuh dengan pertukaran tahanan.
Dalam sebuah gambar, seorang tawanan Jepang bernama Kenji Goto nampak sendirian. Dia diborgol dengan mengenakan pakaian berwarna jingga sembari memegang foto teman senegaranya yang dipenggal kepalanya, Haruna Yukawa.
Sedangkan dalam audio terdengar suara seseorang yang mengaku sebagai Kenji Goto. Dalam bahasa Inggris, dia mengatakan Perdana Menteri Shinzo Abe yang harus disalahkan untuk kematian Yukawa.
"Kau diberi batas waktu," kata Goto dalam audio tersebut seperti dilansir dari kantor berita CNN, Minggu (25/1).
Setelah itu ada suara si penyandera meminta menukar sandera dengan seorang wanita yang ditangkap di Yordania pada 2005. Wanita itu dicurigai terlibat dalam serangan yang menewaskan puluhan orang di sebuah hotel di Yordania.
"Mereka tidak lagi menginginkan uang, jadi Anda tak perlu lagi khawatir tentang pendanaan pada teroris," kata Goto dalam rekaman suara tersebut.
"Mereka hanya menuntut pembebasan saudara mereka yang dipenjara, namanya Sajida al-Rishawi," lanjutnya.
Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan pembunuhan tersebut keji dan tidak termaafkan. Dia sendiri menuntut pembebasan Goto dengan segera.
Abe juga telah berbicara dengan Raja Yordania, Abdullah II pada Sabtu pekan lalu seperti dilaporkan kantor berita Yordania.
Baca juga:
ISIS rilis daftar hukuman, mulai dari cambuk hingga kematian
Ahli mengatakan video ISIS menyandera warga Jepang palsu
Rakyat Jepang minta pemerintah segera bebaskan sandera ISIS
Muslim di Jepang doa bersama untuk pembebasan korban sandera ISIS
Sandera hampir dibunuh ISIS, PM Jepang ogah bayar uang tebusan
Dianggap mainkan lagu tidak islami, ISIS cambuk musisi 90 kali
PM Jepang minta dua warganya yang ditawan ISIS dibebaskan
ISIS minta uang tebusan Rp 2,5 triliun buat dua tawanan Jepang