Iran Lancarkan Serangan Balasan: Waktunya Membela Tanah Air dari Musuh!
Negara-negara yang dimaksud dalam pernyataan ini mencakup Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, serta Bahrain.
Timur Tengah memanas. Usai Israel menyerang Teheran ibu kota Iran, Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.
Tak tinggal diam, Iran kini melancarkan serangan balasan. Menargetkan pangkalan militer 4 negara teluk. Demikian respons Kementerian Luar Negeri Iran yang menegaskan bahwa mereka tidak akan ragu untuk memberikan respons terhadap serangan militer gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan resmi di platform X, yang menunjukkan kesiapan Iran untuk menghadapi apa yang mereka sebut sebagai agresi militer yang berulang.
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan, "Waktunya telah tiba untuk membela tanah air dan menghadapi serangan militer musuh."
Pemerintah Iran juga menekankan bahwa meskipun mereka sebelumnya bersedia untuk melakukan perundingan, mereka selalu lebih siap untuk mempertahankan diri.
Di sisi lain, angkatan bersenjata Republik Islam Iran akan memberikan respons yang tegas kepada para agresor dengan kewenangan penuh. Sementara itu, kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menargetkan pangkalan-pangkalan AS yang berada di Kuwait, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Bahrain.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa serangan tersebut diarahkan ke sejumlah fasilitas militer AS di negara-negara tersebut sebagai bagian dari respons Iran. Di Qatar, Kementerian Pertahanan setempat mengonfirmasi bahwa semua rudal yang ditembakkan ke wilayahnya berhasil dicegat, dan menurut laporan dari kantor berita Reuters, ledakan terdengar di ibu kota Doha.
Pemerintah Bahrain juga mengonfirmasi bahwa wilayahnya telah menjadi sasaran serangan rudal, termasuk pangkalan Angkatan Laut AS yang berada di negara tersebut. Selain itu, Qatar, Kuwait, dan UEA, menurut laporan The Guardian, telah menutup wilayah udara mereka.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam pernyataannya mengonfirmasi bahwa negara tersebut telah memulai respons terhadap serangan gabungan AS-Israel yang terjadi sebelumnya.
Dalam pernyataan yang sama, pemerintah Iran memperingatkan warga untuk menjauh dari area yang menjadi target serangan dan menyampaikan bahwa telah dibuat "pengaturan sebelumnya" untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjamin.
Sebagai langkah lanjutan, sekolah dan universitas diperintahkan untuk ditutup, namun bank-bank akan tetap beroperasi seperti biasa. Tindakan ini diambil untuk menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat di tengah situasi yang tegang ini.