LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Iran eksekusi mati ilmuwannya karena bocorkan rahasia nuklir ke AS

Informasi tersebut dituding pemerintah Iran ditukar dengan imbalan USD 5 juta.

2016-08-08 12:00:00
Iran
Advertisement

Seorang ilmuwan nuklir Iran yang sempat hilang dan kembali ke rumah dengan selamat pada 2010 dieksekusi mati oleh pemerintah setempat. Selama hilang, pria bernama Shahram Amiri ini mengklaim dirinya telah diculik oleh CIA.

"Mereka menculik saya dengan menaruh obat saat berada di pesawat dan menekan psikologis saya di tempat yang tidak diketahui di AS. Mereka menanyakan terkait dokumen rahasia, tetapi saya tidak pernah menukarnya dengan apa pun untuk negara," katanya pada saat itu, seperti dikutip dari koran the Daily Mail, Minggu (7/8).

Amiri awalnya hilang saat pergi ibadah haji ke Makkah pada 2009. Namun diketahui, sosoknya muncul dalam rekaman gambar di Amerika Serikat.

Advertisement

Amiri mengklaim telah ditekan oleh AS pada saat itu untuk memberikan informasi nuklir Iran kepada CIA. Dia juga mengklaim telah diculik oleh agen AS saat berada di Arab Saudi.

Ilmuwan Iran Shahram Amiri ©2016/DailyMail

Advertisement

Namun, pemerintah Iran sendiri tidak percaya dan menduga jika ilmuwan ini telah menukar informasi penting negaranya dengan imbalan USD 5 juta atau setara dengan Rp 65,6 miliar.

"Shahram Amiri telah dieksekusi karena membocorkan rahasia kepada musuh," kata pemerintah Iran.

"Dia kami hukum gantung," tambah juru bicara pengadilan Iran di tempat eksekusi.

Pada sesi wawancaranya pada 2010, dia menjelaskan bagaimana dugaan pemerintahnya adalah salah. Amiri menjelaskan bagaimana proses kepulangannya ke Iran adalah dengan bantuan Kedutaan Pakistan di Washington. Mereka membantu ilmuwan ini supaya bisa pulang ke negaranya.

Seperti diberitakan, ketidakpercayaan pemerintah Iran didukung oleh penyataan AS yang mengatakan mereka telah membayar sang ilmuwan dengan mahar USD 5 juta untuk sebuah informasi terkiat program atom Iran.

Baca juga:
4 Kasus pembobolan hacker paling mengerikan di dunia!
Iran tuding Saudi sebagai sponsor terorisme
Iran pastikan tidak akan kirim haji ke Makkah tahun ini
Iran sesumbar bisa hancurkan Israel kurang dari 8 menit
Istri kedua menlu Iran dituduh mata-mata negara Barat
Iran klaim sukses uji coba rudal mampu jangkau Israel

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.