LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Inggris Pertimbangkan Larang Vaksin AstraZeneca bagi Kalangan Muda

Otoritas kesehatan Inggris sedang mempertimbangkan proposal untuk melarang penggunaan vaksin Oxford-AstraZeneca pada kalangan orang usia muda atas kekhawatiran kasus pembekuan darah yang sangat langka.

2021-04-06 18:07:00
Inggris
Advertisement

Otoritas kesehatan Inggris sedang mempertimbangkan proposal untuk melarang penggunaan vaksin Oxford-AstraZeneca pada kalangan orang usia muda atas kekhawatiran kasus pembekuan darah yang sangat langka, program berita Channel 4 News melaporkan, Senin (5/4).

"Dua sumber senior mengatakan kepada program ini bahwa meskipun datanya masih belum jelas, ada argumen yang berkembang bagi pembenaran untuk memberi orang yang lebih muda --paling tidak di bawah usia 30 tahun-- vaksin berbeda," lapor saluran penyiaran itu.

Dilansir dari laman Antara mengutip Reuters, Selasa (6/4), Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan Inggris (MHRA) mengatakan pada Senin bahwa pihaknya belum mengambil keputusan apa pun.

Advertisement

Sebelumnya, MHRA mengatakan manfaat vaksin tersebut dalam pencegahan COVID-19 jauh lebih besar daripada kemungkinan risiko pembekuan darah.

Badan itu juga mengimbau orang-orang untuk pergi divaksin kalau mereka menerima undangan vaksinasi.

"Tinjauan menyeluruh dan terperinci sedang kami jalankan terhadap laporan mengenai jenis pembekuan darah yang sangat langka dan spesifik dengan trombosit rendah usai penyuntikan vaksin COVID-19 AstraZeneca," kata Kepala Eksekutif MHRA June Raine.

Advertisement

"Belum ada keputusan yang dibuat tentang regulasi apa pun."

Inggris merupakan salah satu negara yang paling cepat dalam menjalankan program vaksinasi anti COVID.

Sejauh ini, negara itu telah menyuntikkan satu dosis atau dosis kedua vaksin pada 36 juta orang.

Program imunisasi di Inggris dimulai pada kalangan warga lanjut usia, petugas kesehatan, dan orang-orang yang berisiko tinggi sakit parah akibat virus corona.

Baca juga:
Dihukum Squat Jump 300 Kali karena Langgar Lockdown, Pria Filipina Meninggal
Sukses Tangani Pandemi, Ketua Satgas Covid-19 Vietnam Dilantik jadi Presiden
Dokter Khawatir Covid-19 Akan Seperti Influenza, Butuh Vaksin Baru Setiap Tahun
Tujuh Warga Inggris Penerima Vaksin AstraZeneca Meninggal karena Penggumpalan Darah
China Laporkan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi dalam 2 Bulan Terakhir
Inggris Temukan 30 Kasus Pembekuan Darah Usai Penyuntikan Vaksin AstraZeneca
Penelitian Inggris: Puasa Tidak Sebabkan Warga Muslim Meninggal karena Covid-19

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.