Indonesia fokus perkuat promosi HAM di ASEAN
Menlu Retno menilai penguatan isu HAM bisa memperkuat upaya Indonesia melindungi buruh migran
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan komunitas ASEAN harus memberi keuntungan yang besar bagi rakyat. Hal ini disampaikannya pada sesi pleno di Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN (AMM) di Kuala Lumpur, Malaysia.
"Komunitas ASEAN harus memberi keuntungan sebesar-besarnya bagi masyarakat. Oleh karena itu, Menlu RI dukung penguatan TOR ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR), guna memperkuat aspek perlindungan HAM di ASEAN dan mengusulkan pendirian human rights division di Sekretariat ASEAN," ujar Menlu Retno seperti dikutip dari pernyataan pers yang diterima merdeka.com, Rabu (5/8).
Dalam acara yang berlangsung dari 3-6 Agustus itu, Menlu Retno juga mengatakan promosi dan proteksi terhadap Hak Asasi Manusia juga merupakan isu utama yang harus diperjuangkan negara-negara ASEAN. Menlu menegaskan dalam kasus HAM ini, para buruh migran juga merupakan isu penting.
Indonesia terus mendorong agar ASEAN dapat segera menyelesaikan instrumen hukum untuk memperkuat perlindungan hak-hak buruh migran. Dan dalam hal ini, Indonesia ingin ASEAN mengeluarkan dorongan politis kepada penyelesaian instrumen hukum bagi perlindungan buruh migran di ASEAN.
Selain masalah HAM dan buruh migran, dalam pertemuan ini Menlu Retno juga mengangkat beberapa isu penting lain seperti instrumen hukum untuk IUU Fishing, keanggotaan Timor Leste di ASEAN, dan menyampaikan laporan terkait telah disetujuinya perluasan Sekretariat ASEAN di Jakarta.
Dalam pertemuan ini, Menlu Retno juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa negara ASEAN dan negara pendukung ASEAN lainnya seperti Amerika Serikat, China, dan Korea Utara.
Baca juga:
Pemerintah RI perlu bentuk kementerian urus diaspora
Benarkah Jakarta bakal jadi Ibu Kota ASEAN?
Pertemuan AMM, Indonesia desak negara ASEAN terima Timor Leste
Mahathir Mohamad usul Myanmar dikeluarkan dari ASEAN
Meski naik, harga bensin di Indonesia masih termurah di Asean