LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

India Klaim Vaksin Covaxin Ampuh Lawan Covid-19 Bergejala Parah

Vaksin buatan dalam negeri itu juga menunjukkan kemanjuran 77,8 persen terhadap gejala COVID-19 pada uji coba tersebut.

2021-07-04 17:53:27
India
Advertisement

Uji coba tahap III vaksin buatan Bharat Biotech India diklaim 93,4 persen ampuh melawan COVID-19 bergejala parah, menurut perusahaan pada Sabtu, sebuah temuan yang dapat meningkatkan penerimaan Covaxin di masyarakat.

Data tersebut menunjukkan perlindungan 65,2 persen terhadap varian COVID Delta, yang pertama kali muncul di India, yang menyebabkan lonjakan infeksi pada April hingga Mei sekaligus jumlah kematian harian tertinggi di dunia.

Vaksin buatan dalam negeri itu juga menunjukkan kemanjuran 77,8 persen terhadap gejala COVID-19 pada uji coba tersebut.

Advertisement

Dilansir dari laman Antara mengutip Reuters, Sabtu (3/7), bulan lalu produsen AstraZeneca juga mengklaim bahwa vaksin buatannya ampuh melawan varian COVID Delta dan Kappa, mengutip sebuah studi.

India telah memberikan vaksin COVID-19 AstraZeneca, yang diproduksi di dalam negeri oleh Serum Institute of India. Pihaknya berencana menambah produksi bulanan mulai Juli, menjadi hampir 100 juta dosis.

Bharat Biotech kini memperkirakan dapat menghasilkan 23 juta dosis per bulan.

Advertisement

Data uji coba tahap III muncul saat Ocugen, yang sama dengan Bharat Biotech mengembangkan Covaksin untuk pasar AS, bersiap mengajukan permohonan persetujuan penuh AS.

India, yang mengonfirmasi 30,45 juta infeksi, merupakan negara kedua di dunia yang paling parah terdampak COVID setelah AS, dengan 33 juta infeksi. Total kematian COVID-19 di negeri Bollywood itu kini menembus angka 400.000.

Baca juga:
Taiwan Kategorikan Indonesia Sebagai Negara Berisiko Tinggi Covid-19
WHO: Varian Delta Berbahaya, Terus Bermutasi dan Berevolusi
WHO: Kerumunan Penonton Piala Eropa 2020 Picu Lonjakan Infeksi Covid-19
Badan Pengawas Obat Eropa: Dua Dosis Vaksin Covid Bisa Cegah Infeksi Varian Delta
Waspada, Virus Corona Varian Delta Lebih Bertahan Lama di Udara
Dari Tel Aviv Sampai Jakarta, Varian Delta Mencengkeram Dunia
Thailand Laporkan Kasus Kematian Harian Tertinggi karena Covid-19
Vladimir Putin Umumkan Dirinya Telah Divaksinasi Menggunakan Vaksin Covid Sputnik V

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.