LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

India dan Pakistan Saling Ancam Serangan Gunakan Rudal

Kebuntuan penyelesaian konflik India-Pakistan terkait Kashmir masih berlangsung. Kedua negara terlibat dalam beberapa pertempuran udara dan penembakan lintas-perbatasan. Namun tak hanya itu, kedua kekuatan nuklir itu sama-sama berniat menggunakan persenjataan rudal mereka.

2019-03-18 15:06:00
Konflik India-Pakistan
Advertisement

Kebuntuan penyelesaian konflik India-Pakistan terkait Kashmir masih berlangsung. Kedua negara terlibat dalam beberapa pertempuran udara dan penembakan lintas-perbatasan. Namun tak hanya itu, kedua kekuatan nuklir itu sama-sama berniat menggunakan persenjataan rudal mereka.

New Delhi mengancam akan meluncurkan rudalnya ke Pakistan, sementara Islamabad mengatakan akan menanggapi dengan serangan rudal tiga kali lipat. Demikian berdasarkan laporan Reuters, mengutip diplomat Barat, serta sumber pemerintah Pakistan, India, dan Amerika, dilansir dari laman Russia Today, Senin (18/3).

Pada bulan Februari, kelompok militan yang berbasis di Pakistan, Jaish-e-Mohammed (JeM) menyerang konvoi Angkatan Darat India, menewaskan puluhan tentara. India merespons dengan serangan udara yang menargetkan tempat persembunyian kelompok militan itu di bagian Kashmir yang dikuasai Pakistan, memicu serangan balasan dan serangkaian pertempuran udara di mana seorang pilot India ditembak jatuh dan ditangkap Pakistan.

Advertisement

Ketika ketegangan meningkat, India bersumpah menembakkan enam rudal ke sasaran spesifik ke dalam wilayah Pakistan. Hal itu juga dikonfirmasi seorang menteri Pakistan dan seorang diplomat Barat di Islamabad.

Pakistan mengatakan akan membalas serangan dengan meluncurkan lebih banyak rudal. "Kami menyampaikan jika Anda akan menembakkan satu rudal, kami akan menembakkan tiga. Apa pun yang akan dilakukan India, kami akan merespons tiga kali terhadap itu," kata seorang menteri Pakistan yang tidak disebutkan namanya kepada Reuters.

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan secara tidak sengaja membenarkan skenario terburuk bisa terjadi. "Saya tahu tadi malam ada ancaman mungkin ada serangan rudal terhadap Pakistan, yang dijinakkan," kata Khan kepada parlemen pada akhir Februari. "Saya tahu pasukan kita siap menghadapi serangan balasan itu," lanjutnya.

Advertisement

Sumber-sumber Reuters mengatakan, pembebasan pilot India, Abhinandan Varthaman, membantu meredakan permusuhan dua negara ini. Namun, ada duel artileri sporadis pada akhir Februari dan awal Maret, di mana beberapa warga sipil tewas di kedua sisi perbatasan.

India memiliki kekuatan strategis yang cukup besar dengan rudal balistik jarak pendek hingga menengah yang dapat mengenai lokasi mana pun di Pakistan. Demikian juga, militer Pakistan memiliki sejumlah roket yang memungkinkan serangan balasan jika perang pecah.

Dua pekan kemudian, kedua kekuatan nuklir terus melenturkan otot militer mereka. Awal pekan ini, India memamerkan Pinaka Mk II, versi terbaru dari sistem artileri roket berpemandu. Uji India ini bertepatan dengan Pakistan yang memamerkan proyektil udara-ke-permukaan baru yang dikembangkan di dalam negeri yang dipasang pada Guntur JF-17, jet tempur China-Pakistan.

Baca juga:
Usai Tegang Hampir Perang, Pakistan-India Bertemu Bahas Peziarah Sikh
Pria India Tikam Istri karena Nonton Drama Pakistan di Ponsel
'Pakistan Tidak Bisa Bertahan Tanpa Bollywood'
Ini Solusi bagi Konflik India-Pakistan Menurut Koran The New York Times
India: Ada 22 Kamp Pelatihan Teroris di Pakistan
Mantan Presiden Sebut Intel Pakistan Manfaatkan Kelompok Teroris untuk Serang India

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.