LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ikuti Inggris, politikus Belanda-Prancis minta keluar dari Uni Eropa

Kelompok kanan ekstrem yang anti-imigran di Eropa bersorak atas kemenangan kubu Brexit

2016-06-24 14:40:00
Uni Eropa
Advertisement

Setelah rakyat Britania Raya minta keluar dari Uni Eropa, perpecahan mulai menyeruak di seantero Benua Biru. Seruan-seruan referendum sejenis mulai terdengar dari kelompok nasionalis serta kanan ekstrem.

Ketua Partai Front Nasional Prancis, Marine Le Pen, mengucapkan selamat kepada pendukung Brexit. Dia mengajak rakyat Prancis mengikuti jejak Inggris.

"Seperti yang selalu saya sampaikan bertahun-tahun, Prancis dan negara-negara Eropa lainnya wajib menggelar referendum seperti di Britania," kata Le Pen lewat akun Twitternya dikutip oleh BBC, Jumat (24/6).

Advertisement

Komentar serupa dilontarkan oleh Geert Wilders, politikus anti-Islam dari Belanda. Dia menuntut rakyat Negeri Kincir Angin dibolehkan memilih pisah dari Uni Eropa.

Wilders menyatakan Uni Eropa selama ini hanya membebani negaranya dengan pengungsi serta aturan-aturan perdagangan yang memberatkan pengusaha lokal.

"Kami ingin berkuasa atas negara kami, mata uang kami, perbatasan kami, serta kebijakan imigrasi kami," kata Wilders.

Advertisement

Peluang Belanda menggelar referendum soal Uni Eropa cukup besar, mengingat survei bulan lalu menyatakan 54 persen warga ingin melakukannya.

Menteri Luar Negeri Austria, Sebastian Kurz, pesimis Uni Eropa bisa bertahan. Walaupun tidak langsung bubar, namun keluarnya Inggris menambah beban Jerman dan Prancis untuk menyatukan 25 negara anggota lain. Terutama karena beberapa negara di Eropa kini didominasi politikus sayap kanan yang anti-imigran dan bertendensi nasionalis.

"Efek domino bagi negara lain yang ingin keluar tidak bisa kita abaikan," kata Kurz.

Baca juga:
Perpecahan usai Brexit menang, Skotlandia diyakini minta merdeka
Inggris dipastikan keluar dari Uni Eropa
Morgan Stanley: Bursa saham Eropa jatuh hingga 20 persen usai Brexit
Inggris tak bisa lagi gabung Uni Eropa jika sudah memilih keluar
Inggris gelar referendum keluar dari Uni Eropa, ini daftar dampaknya

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.