Ibu negara Zimbabwe aniaya model Afsel yang pesta dengan 2 anaknya
Model bernama Gabriella Engels (20) mengaku mengalami luka-luka di kepala dan wajah akibat dianiaya Grace. Insiden itu terjadi pada Minggu pekan lalu. Korban kini menyatakan bakal menyeret Grace ke pengadilan karena perbuatannya.
Grace, Istri Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, dikabarkan menganiaya seorang model perempuan yang kedapatan berpesta bersama kedua anaknya di Afrika Selatan. Korban kini menyatakan bakal menyeret Grace ke pengadilan karena perbuatannya.
Dilansir dari laman Telegraph, Selasa (15/8), pengakuan itu meluncur dari lisan model bernama Gabriella Engels (20). Dia mengaku mengalami luka-luka di kepala dan wajah akibat dianiaya Grace. Insiden itu terjadi pada Minggu pekan lalu.
Grace dikabarkan pergi ke Johannesburg, Afrika Selatan, buat berobat dan pulang kembali ke Ibu Kota Harare, Zimbabwe, pada Sabtu pekan lalu. Namun, sehari kemudian dia terbang kembali ke Johannesburg dan langsung menuju sebuah hotel.
Di dalam kamar hotel itu ternyata ada dua anak Grace, Robert Jr. (25) dan Chatunga (21). Keduanya dalam keadaan mabuk berat usai berpesta. Gabriella juga ada di dalam kamar hotel. Tanpa banyak bicara, Grace langsung mengambil kabel rol dan menyabetkannya ke arah Gabriella. Alhasil dia mengalami beberapa luka sobek di wajah dan kepalanya.
Menurut Gabriella, saat kejadian itu Grace dikawal sekitar sepuluh ajudan. Namun, semuanya hanya diam ketika Grace mengamuk.
"Perempuan macam apa yang memukuli kamu dan sepuluh ajudannya hanya diam saja melihat dia melakukan itu. Dia menyebabkan luka sobek di tiga bagian di kepala saya memakai kabel rol dan colokan," cuit Gabriella melalui akun Twitter-nya.
Orang tua Gabriella, Debbie Engels, menyatakan dia bakal melaporkan perbuatan Grace ke polisi. Sampai saat ini pihak Grace belum memberikan komentar soal itu.
Direktur Operasional Grup Hotel Capital, Garnet Basson, menolak membeberkan identitas tamunya. Dia hanya menyatakan ketiga tamu itu langsung diminta pergi setelah insiden terjadi.
"Kami meminta tamu pergi dari hotel karena tidak baik kalau mereka tetap tinggal di sini," kata Garnet.
Kedua anak Grace sebelumnya tinggal di rumah mewah sewaan di Dubai. Namun, mereka pindah karena terlibat mabuk-mabukan dan terlibat narkoba.
Lalu mereka dipindahkan ke Johannesburg supaya serius belajar. Namun, keduanya dikenal gemar berpesta di sejumlah kelab malam setempat. Mereka sering menghamburkan duit demi menenggak sampanye impor. Bahkan mereka diusir dari apartemen mewahnya di Johannesburg karena berkelahi dengan petugas keamanan saat mabuk.