Ibu kota Turki diguncang ledakan bom mobil, 32 orang tewas
Februari lalu, serangan bom mobil terjadi atas konvoi militer di Ankara yang menewaskan 28 orang.
Sebuah ledakan besar terjadi dekat pusat ibu kota Turki, Ankara, Minggu (13/3) malam. Akibat ledakan tersebut banyak korban yang berjatuhan atau pun cedera. Diketahui, serangan terjadi di dekat stasiun bus utama di Jalan Ataturk.
"Jumlah korban tewas akibat serangan bom mobil di dekat stasiun bus utama di Jalan Ataturk dan dekat dengan kantor-kantor pemerintah telah meningkat menjadi 32 orang," kata petugas keamanan Ankara dikutip dari Reuters, Senin (14/3).
Awalnya menurut petugas mengatakan 33 orang telah meninggal, namun ketika dikonfimasi ulang terdapat 32 korban dipastikan tewas.
Sebelumnya, Februari lalu, juga pernah terjadi serangan bom atas konvoi militer di Ankara yang menewaskan 28 orang. Kelompok militan Kurdi, TAK, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, yang disebut sebagai aksi balas dendam atas kebijakan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Baca juga:
Presiden Turki: Kita buat teroris bertekuk lutut
Tak ada WNI jadi korban tewas serangan bom Turki
Suasana tragis saat bom mobil guncang Turki
Pantauan udara lokasi bom mobil di Turki
Istri Presiden Turki dukung harem jadi 'sekolah hidup' wanita
Perempuan ini naik pesawat sambil bawa bayi dalam tasnya