LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Hanya karena tak kerjakan PR, gadis 11 tahun bunuh diri

Gadis cilik ini dipulangkan oleh gurunya setelah beberapa hari tak mengerjakan PR.

2015-04-01 13:13:00
Bunuh diri
Advertisement

Gadis berusia 11 tahun nekat bunuh diri setelah dipulangkan oleh gurunya karena tak mengerjakan PR. Gadis ini nekat melompat dari balkon lantai tujuh rumahnya di Hangzhou, Zhejiang pada hari Senin pagi.

Sebelum dipulangkan, gadis yang duduk di bangku kelas empat SD ini dimarahi oleh gurunya karena sudah tidak mengerjakan PR selama beberapa hari. Selanjutnya, sang guru menyuruh gadis ini pulang ke rumah sebagai bentuk hukuman.

"Gadis itu tidak mengerjakan PR selama beberapa hari dan berbohong pada gurunya. Gurunya berpikir dia perlu pulang dan berbicara dengan orang tuanya," ungkap Zheng, Kepala Sekolah Dasar Hemu, seperti dilansir oleh Shanghaiist (31/03).

Sebelumnya telah ada komunikasi antara orang tua dan gurunya. Orang tuanya sangat ramah dan perhatian sementara guru yang sudah berpengalaman membantu dengan informasi yang dimiliki. Kedua belah pihak setuju anak mereka akan dipulangkan agar memiliki waktu mengerjakan PR-nya sebelum akhirnya kembali ke sekolah.

Namun ketika sampai di rumah, tiba-tiba gadis itu melompat dari balkon lantai tujuh rumahnya ketika ibunya masih memarkir mobil. Gadis itu segera dilarikan ke rumah sakit namun tak bisa diselamatkan. Hingga saat ini polisi masih mengusut kasus ini lebih jauh lagi.

Sayangnya, kasus bunuh diri yang menimpa murid dan remaja semacam ini bukanlah yang pertama. Banyak anak yang mengambil tindakan ekstrem karena tekanan dari rumah atau sekolah yang tak sanggup mereka atasi. November lalu, seorang anak berusia 10 tahun dari guangzhou juga ditemukan meninggal gantung diri di kamarnya. Salah satu penyebabnya diperkirakan adalah nilai buruk yang didapatnya di sekolah.

Untuk mencegah hal semacam ini terjadi pada anak-anak kita, orang tua sebaiknya selalu memberikan dorongan pada anak-anak dan mendampingi mereka ketika sedang merasakan kesulitan dan tekanan. Anak-anak dan remaja memerlukan bimbingan dan pengertian dari orang tua dan orang dewasa di sekitar mereka, bukan tekanan.

Baca juga:
Unik, pria ini melamar pacar pakai daging
Ibu ini harus pilih satu dari dua anaknya buat donorkan ginjalnya
Paksa mantan balikan, pria ini ancam ledakkan diri pakai petasan

(mdk/kun)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.