Gubernur Nigeria klaim tahu lokasi siswi diculik Boko Haram
Informasi itu, kata dia, sudah diteruskan ke pihak militer buat diperiksa.
Kashim Shettima, Gubernur Negara Bagian Borno, Nigeria, mengaku tahu di mana ratusan siswi yang diculik kelompok ekstremis Boko Haram berada.
Dia mengatakan sudah menerima sejumlah laporan mengatakan melihat para siswi diculik itu. Informasi ini, kata dia, sudah diteruskan ke pihak militer.
"Kami mendapat laporan ada orang melihat mereka di sejumlah lokasi. Kami sudah menyampaikan informasi ini kepada pihak militer untuk diperiksa," kata dia kepada BBC, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (12/4).
Sebelumnya Uskup Agung Cantenbury Justin Welby menyerukan pemerintah Nigeria bernegosiasi dengan kelompok teroris Boko Haram supaya para siswi itu dibebaskan.
"Mereka ada di tangan kelompok putus asa dan sangat tidak berakal sehat serta keji. Bagaimana pun negosiasi harus dicoba," kata dia dalam siaran radio BBC.
Kelompok militan Boko Haram menculik 276 sisi saat tengah mengikuti ujian di sekolah mereka di Chibok pada 14 April lalu. Polisi mengatakan 53 sisi berhasil kabur dan sisanya masih ditawan. Pemimpin Boko Haram mengancam akan menjual mereka atau dijadikan istri.
Baca juga:
Porak-poranda Nigeria akibat serangan ekstrem militan Boko Haram
Siswi korban penculikan Boko Haram takut ke sekolah lagi
Kisah siswi Nigeria berhasil kabur dari penculikan Boko Haram
Mufti Agung Saudi kutuk aksi penculikan dilakukan Boko Haram
Militer Nigeria abaikan peringatan serangan Boko Haram