LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Gua 6.000 Tahun yang Jadi Tempat Persembunyian Muslim dari Pasukan Mongol Ditemukan

Untuk pertama kalinya para arkeolog menemukan bukti persembunyian pengungsi Muslim yang ketakutan saat melarikan diri dari pasukan Mongol yang saat itu sedang menuju Mesir pada abad ke-13.

2023-02-14 11:35:46
Sains
Advertisement

Untuk pertama kalinya para arkeolog menemukan bukti persembunyian pengungsi Muslim yang ketakutan saat melarikan diri dari pasukan Mongol yang saat itu sedang menuju Mesir pada abad ke-13.

Pasukan Mongol ingin menyerang Mesir namun gagal. Namun mereka merebut kota-kota pesisir Levantine sampai Gaza dan mengirim penggarong ke Galilee sebelum dikalahkan oleh pasukan Mamluk dalam Pertempuran Ain Jalut pada 1260.

Kemenangan Mamluk, yang mengejutkan banyak pihak, mengakhiri ambisi Mongol untuk menguasai Timur Tengah.

Advertisement

Dalam gua tempat persembunyian itu ditemukan 27 koin. Selain itu ditemukan juga gerabah saat survei dilakukan di Gua Al-Janab di Tepi Barat, Palestina.

Survei tersebut dipublikasikan Dvir Raviv Bar dari Universitas Ilan, Rafael Lewis dan rekan dalam Jerusalem Journal of Archaelogy, dan sebuah analisis terkait koin itu diterbitkan dalam jurnal Israel Numismatic Research.

Gua tersebut dieksplorasi dari tahun 2014 hingga 2017 sebagai proyek survei Samaria selatan bersama oleh universitas Bar-Ilan dan Ariel dan Staf Arkeologi Israel di Yudea dan Samaria, bekerja sama dengan Pusat Penelitian Gua Israel di Universitas Hebrew.

Advertisement

Dipahat secara alami dari batuan dasar kapur selama ribuan tahun di dekat desa Usarin, gua di lereng bukit itu luas, tetapi satu-satunya cara untuk masuk dan keluar adalah terowongan vertikal setinggi kira-kira 4 meter.

Raviv mengatakan, akses masuk dengan memanjat pohon ara yang tumbuh dari dasar gua. Bagaimana pengungsi tersebut masuk ke dalam gua saat melarikan diri dari musuh belum jelas. Mungkin ada pohon juga, atau tangga. Atau tali. Di dalam, gua memiliki tiga ruang utama yang dihubungkan oleh lorong sempit, di mana orang harus merayap untuk masuk ke dalam. Demikian dikutip dari laman Haaretz, Selasa (14/2).

Akses gua yang sempit, bagian dalam yang lembab, ruang dalam yang sulit dijangkau, dan tidak adanya perabotan menunjukkan Al-Janab berfungsi sebagai tempat persembunyian orang dari para penyerang.

Barang-barang paling awal yang ditemukan dalam survei berasal dari Zaman Chalcolithic Akhir 6.500 tahun yang lalu, dan yang terbaru berasal dari periode Mamluk, yang berkuasa tahun 1260 dan 1516 M.

Namun, berdasarkan tembikar dan mata uang, tempat itu digunakan selama tiga periode: Persia akhir/Hellenistik awal, Romawi Awal, dan akhir periode Ayyubiyah/Mamluk awal.

Bukti gua itu pernah dijadikan tempat persembunyian kaum Muslim yang melarikan diri dari bangsa Mongol adalah koin dan tembikar dari periode Ayyubiyah Akhir dan Mamluk Awal, yang berasal antara abad ke-12 dan ke-14 M, dengan satu koin dicetak antara tahun 1242 dan 1259 M. , tahun sebelum bangsa Mongol tiba.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.