LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Gereja Afrika Selatan gelar doa bersama untuk Palestina

Gereja Afrika Selatan menggelar Doa Akhir Pekan untuk memprotes pelanggaran HAM yang dilakukan Israel, Sabtu (9/12). Doa bersama ini juga menyikapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

2017-12-11 15:58:09
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Gereja Afrika Selatan menggelar Doa Akhir Pekan untuk memprotes pelanggaran HAM yang dilakukan Israel, Sabtu (9/12). Kegiatan ini merupakan inisiatif pemimpin gereja Pendeta Ntuthuko Nkosi.

"Doa Akhir Pekan juga akan dilakukan bersama delegasi yang akan menghadiri konferensi Kongres Nasional Afrika atau African National Congress (ANC) minggu depan." kata Rev Nkosi, seperti dilansir dari Middle East Monitor, Senin (11/12).

"Kami, sebagai pendeta Kristen Afrika Selatan, berharap mereka akan mengirim pesan yang jelas bahwa pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Israel terhadap orang-orang Palestina harus diakhiri." tambahnya.

Advertisement

ANC diharapkan mengeluarkan putusan menarik Dubes Afrika Selatan di Israel. Doa bersama ini juga menyikapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

"Ini melanggar hukum internasional dan konsekuensi negatif bagi masyarakat Kristen Palestina asli, yang menolak akses ke tempat-tempat suci Kristen seperti Gereja Makam Suci," kata Pendeta Nkosi.

"Sementara kita mengakui penderitaan orang Kristen Palestina, meskipun kita sangat sadar bahwa penindasan Israel ini dihadapi oleh orang-orang Palestina, tidak peduli agama mereka."

Advertisement

Dia memperingatkan agar tidak terjadi konflik atas nama agama. "Ini adalah isu hak asasi manusia," katanya.

"Solidaritas kita dengan rakyat Palestina mempersatukan kita sebagai masyarakat Afrika Selatan, dan kita harus mengingatkan orang-orang yang terpengaruh pro-Israel yang ingin menjadikan masalah untuk memecah belah di negara kita," kata Nkosi.

Puluhan ribu orang dari beragam komunitas Kristen di Afrika Selatan diharapkan ikut serta dalam program doa tersebut. Doa ini diucapkan dalam bahasa Inggris, Zulu, Xhosa dan bahasa lainnya, sesuai keinginan jemaat.

"Kita tidak boleh lupa bahwa orang-orang di Palestina adalah beberapa pengikut Kristus yang pertama. Dalam doa kita, kita akan meminta agar parodi kebohongan yang dialami orang-orang Palestina akan berhenti." kata Pendeta Nkosi.

Baca juga:
Pandangan bos Kadin soal dampak konflik Israel-Palestina dan potensi krisis 2018
Jawaban keras Netanyahu untuk Erdogan yang sebut Israel negara teroris
Amukan pendemo bakar foto Trump dan bendera Israel di depan Kedubes AS
Bos BEI waspadai gejolak keuangan akibat pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel
Polemik AS akui Yerusalem ibu kota Israel, Pasukan Bersenjata Malaysia siaga

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.